Ayah Tewas Dibacok Geng Motor di depan Anak dan Istri yang Mengandung di Medan Labuhan

MEDAN | TRANSPUBLIK.Aksi komplotan geng motor di Kecamatan Medan Labuhan kembali lagi beraksi.

Kali ini, tindakan komplotan geng motor ini memakan korban jiwa.

Dilansir video yang diduga rekaman detik-detik terlihat puluhan geng motor mendekati korban dan menganiaya korban.

Korban yang telah terluka sempat meminta tolong kepada tetangganya, sang istri yang tengah menggendong anaknya histeris dan berteriak “abang-abang,” sambil mendekati korban yang sudah tergeletak.

Para begal kemudian kabur setelah melihat kejadian tersebut

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut terjadi di kawasan Sei Mati, simpang kantor Medan Labuhan, pada Rabu (21/4/2022) malam sekitar pukul 23.48 WIB.

Baca Juga:  Jelang Bulan Suci Ramadhan 1443H PAC PP Medan Area & Satu Hati Serta Muspika Gelar Khitan Massal dan Vaksinasi

Korban diketahui bernama Retno (30). Ia tewas setelah dibacok oleh puluhan anggota geng motor.

Mirisnya, korban dibacok di depan anak dan istrinya yang sedang mengandung.

Kejadian ini pun sontak membuat heboh warga disekitar lokasi kejadian.

Aksi penyerangan itu pun sempat terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

 

Lalu, rekaman video itu pun dibagikan salah seorang warga di media sosial (Medsos) Facebook.

Dari rekaman video yang dilihat tribun-medan, tampak gerombolan geng motor ini menyerang korban secara membabi-buta.

Baca Juga:  Tim Reskrim Polsek Bangko Polres Rokan Hilir Berhasil Mengungkap Dugaan Kasus Tindak Pidana Curanmor

Setelah mendapatkan bacokan, korban seketika roboh di lokasi kejadian. Terdengar suara para warga berteriak melihat kejadian itu.

Salah seorang pemilik akun Facebook bernama Narti Situmeang, menulis bahwa gerombolan geng motor ini berjumlah puluhan orang.

“Hati – hati, geng motor 30 orang bacok korban tak bersalah. Bukan mau ranmor tapi anak baru tumbuh yang sok jago pasang aksi menunjukkan dirinya hebat,” tulisnya.

Baca Juga:  Dialog Interaktif Poldasu: Polsek Medan Timur Jauh Hari Sudah Ada Pembahasan Tentang Pengamanan dan Pengawasan Pemilu

Ia juga sempat menuliskan, setelah kejadian gerombolan para geng motor ini lari menuju arah kawasan Belawan.

Selain itu, puluhan geng motor ini juga. masing-masing membawa senjata tajam diatas motornya.

“Geng motor 30 orang bawa klewang masing-masing. Setelah membabi-buta mereka menuju Belawan mencari korban selanjutnya,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Rudy Syahputra dan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi Rahmansyah, masih belum memberi keterangan apapun terkait kejadian tersebut.(TP/tra-tc)

Komentar