TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.id -Perjuangan Siti Humairoh warga Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan dalam menjaga lingkungan, terutama agar warga tidak membuang sampah sembarangan akhirnya berbuah manis, Sabtu 12 Juni 2021.
“Kurang dari satu tahun mendirikan bank sampah kini warga beramai-ramai menjadi nasabahnya. tidak lebih dari satu tahun bank sampah swaka mandiri Sukatani yang didirikan sejak bulan Agustus tahun 2020.
Di Kampung Sukatani Desa Kayu Agung Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang, kini telah berhasil merangkul nasabah sebanyak 182 orang, dan sudah mendapatkan penghargaan dari Camat Sepatan pada Musrenbang 2021.
Siti Humairoh, penggagas bank sampah swaka mandiri Sukatani mengatakan, ide tersebut muncul berawal dari rasa keprihatinannya terhadap lingkungan.
“Ternyata sampah itu bernilai yang sangat berguna, jadi mulai membiasakan membersihkan sampah, jadi miris banget gitu melihat sampah banyak yang berserakan, jadi ya sudah kita coba membuka bank sampah, Alhamdulillah respon masyarakat bagus,” kata Humairoh.
Lanjut Humairoh, terbukti sejak berdirinya bank sampah Swaka Mandiri Sukatani kurang dari 1 tahun nasabahnya sudah mencapai 182 orang yang terbagi dalam tiap-tiap ke RT, dan bahkan ada juga yang berasal dari luar Desa Kayu agung dan sampah botol pelastik yang sudah diolah dikirim ke PT Polindo yang ada di bayur.
“Saya berharap adanya pelatihan dan bimbingan dari pihak-pihak terkait, seperti DLHK Kabupaten Tangerang agar terus bisa mengembangkan Bank sampah ini dan menjadi percontohan untuk desa-desa yang lain,” ujarnya.
(TP/Ridwan)


Komentar