BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id -Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Moya Zam-Zam Kalibarukulon, akan segera meluncurkan atau memproduksi air mineral kemasan “Nusantara” untuk melayani keperluan masyarakat akan kebutuhan sumber air. Dan nantinya setelah produksi akan di distribusikan ke berbagai daerah di kabupaten Banyuwangi, khususnya di wilayah kecamatan Kalibaru. HIPPAM Moya Zam-Zam tersebut merupakan perusahaan dibawah naungan MWC NU Kalibaru yang terletak di Jl. Malangsari dusun Krajan, Desa Kalibarukulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.
“Kita mengambil bahasa dari bahasa Arab, Moya Zam-Zam, yang artinya berguna baik , dan bisa kita harapkan dengan mengkonsumsi air mineral yang diproduksi oleh Moya Zam-Zam nantinya bisa memberikan ataupun meningkatkan kesehatan,” ungkap Alwani Achmad Direktur Utama HIPPAM Moya Zam-Zam, Sabtu (6/6/2021).

HIPPAM Moya Zam-Zam akan menjadi perusahaan dengan sumber air bersih dari sebuah sumur bor yang berada di dusun Krajan, desa Kalibarukulon, sehingga kualitas air yang diproduksi terjamin akan kebersihannya karena telah melewati uji sterilisasi menggunakan teknologi mesin khusus.
“Dari mata air, kita ambil dan kita proses di pabrik ini melalui proses yang sudah memenuhi standar ISO juga. Semua peralatan yang digunakan sudah memenuhi standar termasuk pompanya sudah grade food artinya memang ini pompa dan peralatan yang dikhususkan untuk makanan,” terang Alwani.
Proses pengemasan air mineral nanti, dimulai dengan melakukan filterisasi dan sterilisasi pada air mineral untuk mengetahui apakah produk dapat dikonsumsi secara aman atau tidak. Kemudian dilanjutkan dengan proses sterilisasi pada botol atau kemasan air mineral. Setelah air dan kemasan dalam keadaan steril, maka dilakukan pengisian serta pengemasan menggunakan mesin otomatis untuk tetap menjaga kebersihan aiar minum.
Air mineral yang digunakan oleh HIPPAM Moya Zam-Zam berasal dari sumber mata air sumur bor, yang telah dibangun sejak tahun 2005, dan sumber mata air tersebut berada di desa Kalibarukulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Kejernihan air dari sumur bor tersebut menghasilkan limbah air yang sangat jernih, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Dalam proses produksi air mineral ” NUsantara “, selain penggunaan teknologi mesin khusus, nanti seluruh tenaga kerja menggunakan kostum khusus seperti pelindung kepala, masker, sarung tangan dan sepatu khusus. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya kontaminasi serta menjaga sterilisasi air mineral dalam kemasan.
Air mineral dalam kemasan ” NUsantara “dengan sasaran dan akan didistribusikan ke beberapa daerah di Kabupaten Banyuwangi dengan sasaran warga Nahdiyin dan agen-agen penjual air minum kemasan. HIPPAM Moya Zam-Zam akan bekerja sama dengan seluruh pengurus NU mulai tingkat Ranting NU, MWC NU, sampai ke tingkat PCNU Banyuwangi serta akan mengajak banom-banom NU se-kabupaten Banyuwangi untuk mencapai sasaran konsumen. Dan juga akan bekerja sama dengan para penggiat wisata untuk menciptakan peluang berkembangnya brand produk “NUsantara.”
Beberapa prosedur yang akan kami lakukan bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan air mineral.Sehingga menciptakan kepuasan dan loyalitas masyarakat terhadap perusahaan di bawah naungan MWC NU.
“Besar harapan kami dari HIPPAM Moya Zam-Zam selaku produsen air minum dalam kemasan ” NUsantara “, karena ini adalah milik NU dan milik semua warga NU. Dan kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat. Ayo kita konsumsi air mineral ” NUsantara,” pungkasnya.
(TP/M. SHOLEH)

Komentar