ROKAN HILIR | TRANSPUBLIK.co.id – Warga Kepenghuluan labuhan papan digegerkan atas penemuan sesosok mayat pria bersama sepeda motor di dalam parit bekoan di jalan kelompok tani kepenghuluan labuhan papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung melawan kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (4/12/2021).
Korban diketahui bernama Miskan (55) warga kelompok tani kelurahan Cempedak Rahuk Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH S.I.k yang dikonfirmasi Minggu (5/12/2021) melalui Kasubbag Humas polres Rokan Hilir AKP Juliandi SH membenarkan hal tersebut.
Juliandi menerangkan Menurut keterangan dari saksi Sabtu, 4 Desember 2021 bahwa sekira pukul 16.30 WIB Tobal Ritonga (saksi) hendak pulang dari ladangnya kemudian Saksi menemukan sesosok mayat di parit bekoan di Jalan Kelompok Tani RT/RW 009/ 002 Kepenghuluan Labuhan papan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir dengan posisi telungkup diparit bekoan dengan sepeda motor dengan keranjang along-along.
Di mana penemuan mayat tersebut ditemukan berjarak dari ladang miliknya ± 700 M. Lalu kemudian saksi mencari pertolongan dan lalu memberitahukan dengan menghubungi Bhabinkamtibmas Labuhan Papan BRIGADIR ANGGARA P. SIREGAR, Setelah mendapat informasi tersebut Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan bersama Anggota dan Sat Reskrim Polres Rohil bersama warga setempat menuju lokasi untuk melakukan cek tempat kejadian perkara(TKP) dan proses evakuasi terhadap korban.
Dimana menuju ke TKP dengan jarak 10 KM dari polsek, menuju ke TKP dengan posisi jalan becek dan berlumpur menuju ke TKP.
Lanjutkan AKP Juliandi Setelah dilakukan proses evakuasi kemudian mayat dibawa ke Puskesmas di Kecamatan Putih Tanjung Melawan dan didapat info bahwa Korban MISKAN bertempat tinggal di Jalan Kelompok Tani RT 011 RW 010 Kelurahan Cempedak Rahuk Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil Provisi Riau kemudian pihak kepolisian menghubungi pihak keluarga korban.
Setelah pihak keluarga MISNAN (Adek Ipar korban) datang ke Puskesmas Tanah Putih Tanjung Melawan bahwa korban penemuan mayat tersebut adalah Abang Ipar nya MISKAN dan MISNAN dan pihak keluarga ikut menyaksikan proses pemeriksaan luar/Visum oleh dokter dan setelah selesai pemeriksaan luar/Visum dilakukan, kemudian dokter memberikan penjelasan kepada pihak keluarga bahwa tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban.
“Dan setelah itu akhirnya korban tersebut diserahkan kepada pihak keluarga karena pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan dalam (Autopsi) dan kemudian membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan pemeriksaan dalam (autopsi) dan pihak keluarga korban telah ikhlas atas meninggal nya tersebut dan saat ini korban/Jenazah telah dibawa pulang kerumah duka untuk proses pemakaman,” tutup AKP Juliandi SH.
(TP/Budi)


Komentar