Warga Bandar Selamat Kesal dan Tagih Janji, Diduga Terkait Normalisasi Tali Air

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Bapak Piet Hartono Winardi yang mewakili sejumlah dari keluhan warga masyarakat yang beralamat Jalan Kapten M Jamil Lubis, depan Gang Seri No. 105, Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan. Warga merasa Resah akibat dampak banjir yang merendam daerah permukiman Warga.

Pihak nya mengungkapkan sejumlah kekecewaan nya kepada sejumlah aparat Pemerintah setempat misal nya pihak Kelurahan. ”Saya sangat kecewa sama pihak aparat Pemerintah yakni pihak Kelurahan dan pihak Kecamatan Bandar Selamat,” ucapnya.

”Pada Sore maupun Malam hari hujan turun deras mengguyur, hampir semua rumah warga terendam banjir, termasuk rumah bapak Piet Hartono Winardi sudah terdampak kebanjiran pada rumah nya masing-masing,” tutur warga menjelaskan kepada awak media, Selasa (28/7/ 2020).

Keluhan warga meminta sejumlah peningkatan normalisasi tali air misal nya selokan atau pun parit di Jalan Kapten M Jamil Lubis yang di duga tidak pernah tersentuh pembangunan. Seperti misal nya normalisasi tali air.

Baca Juga:  Balita Penderita Leukemia Harapkan Uluran Tangan Dermawan

Menurut nara sumber, kalau, “pihak nya mereka sudah berkali-kali menyampaikan keluhan mereka kepada pak Lurah namun demikian di sayangkan hal itu tidak ada solusi dan tanggapan,” ungkap salah satu warga kesal yang berada pada lokasi tempat banjir tersebut.

“Lanjutnya, padahal saya udah tanya sama pak Lurah tentang kondisi paret yang di Jalan Kapten M Jamil Lubis, kenapa tak pernah dikorek parit nya dan katanya saya sudah buat surat sebanyak 3 kali ke Pemko Medan, ternyata tidak ada respon,” sambungnya.

Baca Juga:  Terkait Pemberitaan Praktisi Hukum, Kapolres Rokan Hilir: Itu Merupakan Penilaian Subyektif Belaka

“Terkait keluhan warga, begini kata pak Lurah, mengatakan kalau hal itu pak Lurah, mengatakan harus menggunakan sejumlah alat berat excavator. Harus pakai beco tak bisa asal korek aja, harus jalan wajib di cor dulu, supaya jalan nya bagus,” ungkap warga.

Ternyata semenjak jalan dicor malah rumah kita yang tergenang kebanjiran bahkan sejumlah perabotan rumah tangga milik warga pada hancur akibat dampak yang di akibatkan banjir tersebut.

Baca Juga:  Penanganan Covid-19 dan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan Medan Selayang Berjalan dengan Baik

Warga meminta kepada pihak pemerintah yakni pihak Kelurahan, Kecamatan dan Pemko Medan agar segera tanggap darurat.

”Bapak Piet Hartono Winardi yang merupakan warga Bandar Selamat yang beralamat Jalan Kapten M Jamil Lubis depan Gang Seri, Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, memohon kepada bapak agar pihak Pemko Medan supaya bisa tinjau lokasi, yang terdampak kebanjiran yang beralamat Jalan Kapten M Jamil Lubis,” ungkap warga.

“Menutur kan bahwa bapak Piet Hartono Winardi warga yang miskin memohon kepada bapak Pemko Medan untuk bisa meninjau lokasi rumah yang banjir. “Karena dalam setahun sudah sekitar 7 kali kebanjiran,” ucap warga.

(TP/Tono)

Komentar