Tahap Awal Sekitar 500 Ha Pertanian Jagung Dipusatkan di Kecamatan STTU Julu

PAKPAK BHARAT | TRANSPUBLIK.co.id – Untuk tahap awal, sekira 500 Hektar pertanian jangung akan dipusatkan di Kecamatan STTUJulu. Pengembangan pertanian jagung ini merupakan bagian dari program food estate yang ada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini dikatakan oleb Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, yang didampingi oleh Kapolres Pakpak Bharat, Tim PT.Parna Jaya  pimpinan OPD, Camat STTU Julu,Kepala Desa, Babinsa serta Bhabinkamtibmas saat meninjau lahan warga di Desa Ulumerah, Kecamatan STTUJehe,Kabupaten Pakpak Bharat. Kamis (28/10/21).

Dalam program pertanian jagung ini, masyrakat hanya menyediakan lahan sedangkan Bibit, pupuk, kompos,tenaga ahli serta sarana dan prasarana yang mendukung pertanian jagung akan disediakan oleh PT Parna Jaya. Begitu pula hasil panen jagung ini nantinya juga  akan ditampung oleh PT Parna Jaya sesuai harga yang disepakati pada saat penandatanganan kerjasama antara petani dan owner  PT Parna Jaya.

Farm Managers, PT Parna Jaya, Yustus,bahwa program pengembangan tanaman jagung di STTU Julu ini merupakan kerjasama yang menguntungkan petani dengan bimbingan Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan petani saat ini.

” Untuk lebih lanjut terkait mekanisme kerjasama dengan para petani,  kita menunggu arahan dan petunjuk dari Kemenko Marves. Tapi ini semua intinya adalah membantu dan pastinya menguntung masyarakat” kata Yustus.

Masih menurut Yustus, untuk pulau Sumatera,kegiatan ini  baru dilaksanakan di Kabupaten Humbahas dan yang kedua nantinya di Kabupaten pakpak Bharat.

Baca Juga:  Pengikut MRS Todongkan Senpi dan Sajam ke Anggota Polri di Tol Japek

” Kabupaten Pakpak Bharat bisa mendapatkan program ini berkat lobi dan hasil kerja keras dari Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor. Kemarin kami pas di Kabupaten Humbahas, datang bapak Bupati Pakpak Bharat menemui kami guna mengajak kami ke Kabupaten Pakpak Bharat.  Ini merupakan Kabupaten kedua di pulau Sumatera setelah Kab Humbahas. ” ujar Yustus.

Baca Juga:  Sambut HUT Bhayangkara ke-76, Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, mengatakan dipilinya Kecamatan STTU Julu sebagai tahap awal sebagai pusat pengembangan tanaman jagung merupakan kepedulian dan kecintaannya kepada petani di Kecamatan STTU Julu untuk bisa merubah kehidupan para petani menjadi lebih baik.

Baca Juga:  Wakasad Menyaksikan Latihan Puncak Antar Kecabangan TNI AD 2021

Ditanya kapan  program ini dimulai, jawabnya tergantung kesiapan dari masyarakat. Untuk itu saat berada di Kantor Desa Ulu merah, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor meminta agar OPD terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa agar secepatnya melaksankan rapat bersama  masyarakat, supaya program ini bisa secepat mungkin terealisasi kepada warga masyarakat.

(TP/Ad)

Komentar