Sosialisasi Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP I Wilayah Tangerang Provinsi Banten

TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.id – Pemerintah Provinsi Tangerang memilih memfokuskan strategi pengembangan kendaraan listrik menuju wilayah Tangerang, Propinsi Tangerang. Namun hasil survei menyebutkan, sebagian besar warga belum mengenal listrik yang membuat belum populer adalah unit (kWh).

Acara tersebut dihadiri oleh Asep Nurman Jaenudin, Camat Sepatan Timur, Ari Jumadi Foradi ST, MSi, Kepala bidang pemberdayaan, Miftahul Provinsi Banten, Adiyaksa Darma, KS Intel Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (25/3/2021).

Dari hasil survei di 3 Kecamatan dari 110 di bagi 4 desa Rajeg desa pisangan jaya desa daon desa Kedaung desa, Mekarsari menyebutkan, sebanyak 110 yang harus di salurkan 4 desa dan ke kpm menerima bantuan, adalah unit kWh meter. Rancangan penyaluran dari 3 kecamatan yang direncanakan adalah instansi pemerintah, pengguna Tahap I.

“Dan bagi KPM yang menerima penyaluran tidak dipungut biaya apabila ada aparat desa dan pihak PLN yang melaksanakan pemasangan listrik meminta uang tolong segera melaporkan kepada kami,” ketus Adiyaksa Darma Kasi Intel Kejagung.

Baca Juga:  Selaraskan Perencanaan dan Peran PKK di Masyarakat

(TP/Ridwan)

Komentar