TARUTUNG | TRANSPUBLIK.co.id – Turut solidaritas sesama Jurnalis, beberapa Wartawan melaporkan tindakan oknum anggota DPRD Taput berinisial OS atas tindakan pengancaman dan intervensi kepada salah satu Wartawan media online dan meminta klarifikasi atau tindakan dari Badan Kehormatan Dewan Taput.
Aman Siregar (gantari.id), Reno Hutabarat (Radarindo.co.id) dan Gihon Nainggolan (Lintangnews.com) menyampaikan kepada media ini bahwa tindakan tersebut mereka lakukan adalah murni sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama jurnalis.
Aman Siregar menceritakan kronologi kejadian oknum anggota DPRD Taput melakukan pengancaman terhadap wartawan media online transisi news.com. “Bermula pemberitaan saya tentang kritisi pada proyek pembangunan kantor dinas perkim Tapanuli Utara yang pada prosesnya para pekerja tidak menggunakan sarana keselamatan kerja (K3) dan sempat Viral pada tanggal 28/8/2020,” jelas Aman mengawali.
“Pada Tanggal 8/9/2020 saya dan PL wartawan transisinews.com mendatangi kantor DPRD Taput dengan tujuan hendak meliput,dan bertemu dengan oknum OS yang hendak keluar ruangan, kemudian oknum OS mengatakan kepada PL:haru panaik hamuma,asa marsitandaan Hita(kalian naikkan aja terus,biar saling kenal kita,Red..) dan kejadian tersebut saya saksikan langsung,” tambah Aman.
Mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari OS, PL membuat berita dengan judul “pembangunan kantor perkim Taput disorot, oknum anggota DPRD Taput tantang wartawan.”
Tanggal 09/09-2020 oknum OS mendatangi pangkalan (tempat mangkal) para wartawan di tanggul Aek Sigeaon Tarutung untuk menemui dan mempertanyakan berita PL, diduga dalam keadaan emosi OS mengatakan kepada PL”so Hurintak Dila mi/biar kucabut lidahmu” dan kejadian tersebut disaksikan beberapa Wartawan.
“Sebagai bentuk solidaritas atas tindakan intervensi oknum OS terhadap PL, saya dan rekan rekan wartawan telah melaporkan kepada Badan Kehormatan Dewan untuk klarifikasi dan meminta oknum OS agar meminta maaf kepada sejumlah Wartawan yang ada di pangkalan Tanggul Aek Sigeaon,ketua PWI Sumut juga telah angkat bicara dan mengecam tindakan OS tersebut,” tandas Reno Hutabarat.
Gihon Nainggolan menambahkan, “marilah kita saling menghargai, Wartawan adalah mitra Pemerintah dan juga legislatif yang seharusnya saling mendukung,saya berharap ini agar menjadi pembelajaran dan kedepannya kejadian seperti ini jangan terulang lagi,” ucapnya.
(TP/Bob Luis)



Komentar