Polri | Kabid Humas Penmas Poldasu Menerangkan Ops Ketupat 2020 April – 2 Juni 2020

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id Kabid Humas Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menerangkan sejumlah titik chek point yang berada di Sumut karena tidak sesuai ktp tempat tujuan serta juga muatan kendaraan (mudik/rekreasi), tindakan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan virus covid 19, Rabu (3/6/2020).

Dengan sebanyak jumlah kendaraan ranmor (bermotor ) 3,332 mulai R2 diputar balik selama Ops Ketupat Toba 2020, dari sejak 24 April hingga 30 Mei, juga ditambah kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) mulai 31 Mei yang hingga batas waktu yang belum ditentukan tersebut.

“Kendaraan bermotor yang diputar balik selama Ops Ketupat Toba 2020 dari KRYD hingga 2 Juni kemarin sudah sebanyak 3,332 unit,” terang AKBP MP Nainggolan.

Selama Ops Ketupat Toba 2020 ada pun kendaraan yang diputar balik R2 920 unit dan R4 1,114 unit serta bus 330 unit.
Sementara bukti pelanggaran (tilang) sebanyak 127 perkara dan teguran 10,731 perkara selama Ops Ketupat Toba 2020 tersebut.

Baca Juga:  Panglima TNI: Selalu Berdoa di dalam Setiap Kegiatan dan Berbuat Baiklah bagi Semua Orang

Dari kecelakaan laka lantas yang terjadi 400 kasus, dari korban luka berat 147, luka ringan 392 orang dan korban meninggal dunia 86 orang dengan kerugian materi RP. 862, 050, 000 tersebut.

Selama pelaksanaan KRYD hingga 2 Juni kemarin sudah 958 ranmor yang diputar balik di chek point, Hingga Selasa (2/6/2020), kepolisian yang berjaga disejumlah chek point telah memutar balikan sebanyak 958 ranmor dari perincian R4 374 unit, R2 560 unit dan bus 24 unit.

Baca Juga:  Antisipasi Guantibmas, Polsek Cikupa Tingkatkan Pengamanan Saat Long Weekend

“Sebagai upaya pencegahan virus covid 19 Polda Sumut melaksanakan sejak 31 Mei hingga batas waktu yang belum ditentukan,” jelasnya Kabid Humas Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan.

(TP/Loebis)

Komentar