Pernyataan Sikap Ketum BKAG Medan Terhadap Bom Bunuh Diri di Makassar

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Peristiwa aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar memakan beberapa korban pada hari Minggu, (28/3/2021) sekitar pukul 10.15 WIT.

Ketua Umum Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan, Pdt. Dr. Wiliem Bangun, M.Th menyatakan beberapa point point sikap atas kejadian Bom Bunuh Diri yang terjadi semalam di Gereja Katedral Makassar, yang diberikannya kepada media ini, via WhatsApp, Senin (29/3/2021), yakni:

1. Rasa Prihatin terhadap peristiwa teror yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Bahwa tindakan teror apapun adalah tindakan kejahatan. Oleh karenanya mendukung pemerintah untuk menuntaskan kasus ini sampai ke akar akarnya, supaya tidak terulang lagi tindakan yang sama, sebab sangat merugikan banyak orang.
2. Menghimbau kepada seluruh masyarakat kristen untuk tetap menahan diri dan tidak termakan oleh provokasi apapun. Mari kita menjaga kedamaian dan keamanan di negeri kita Indonesia.
3. Mendorong gereja-gereja untuk bersatu menjaga kerukunan antar agama di wilayah masing-masing dan memberikan pemahaman yang baik pada umat dalam kesempatan kesempatan pelayanan mimbar.
4. Mengajak semua unsur untuk berdoa bersama supaya Tuhan menolong dan menjaga bangsa kita dan menyadarkan kelompok-kelompok teroris untuk menyadari bahwa tindakan teror itu adalah tindakan kejahatan.
5. BKAG Kota Medan akan mendukung dan membantu pemerintah Kota Medan untuk memelihara dan menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Medan.

(TP/THP)

Komentar