BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Mayat laki-laki ditemukan mengapung di Sungai wilayah Dusun Kaligesing, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (14/2/2022) sekira pukul 15.35 WIB.
Mayat itu ditemukan dalam posisi terapung dan terlentang. Saat ditemukan belum diketahui identitas korban tersebut.
“Bhabinkamtibmas dan Unit Reskrim Polsek Tegalsari telah menerima laporan ini tentang penemuan orang meninggal terapung di Sungai wilayah dusun Kaligesing,” ucap Kapolsek Tegalsari.
beberapa informasi yang dihimpun dari warga setempat, sungai tersebut dalam kondisi berair sedang namun dalam. Tepian sungai kerap menjadi tempat warga memancing.
Sementara itu Seorang pemancing menemukan jenazah tersebut pada pukul 15.35 WIB. Pemancing itu segera melaporkan temuan pada pemangku wilayah atau Kepala desa Karangmulyo.
Kepala desa Karangmulyo bernama Waris Andrianto langsung mengecek kebenaran temuan. Setelah memastikannya, ia lantas melaporkan hal ini ke Polsek Tegalsari melalui Bhabinkamtibmas desa Karangmulyo untuk ditindaklanjuti.
Polisi tiba bersama petugas Puskesmas dan AB_BPBD JATIM, TRC_R_ BPBD Banyuwangi dan FORKOM. Mereka mengevakuasi jenazah dari sungai tak lama setelah laporan.
Ismanto petugas AB_BPBD JATIM mengungkapkan, proses evakuasi sangat sulit. Pasalnya, posisi mayat berada di pinggir sungai yang bertebing dan dalam.
“Cukup sulit tapi berhasil kita evakuasi dan selanjutnya korban kami bawa ke RSUD Genteng, mayat berjenis (kelamin) laki-laki,” kata Ismanto lewat pesan singkatnya.
Perlu diketahui bersama, beberapa menit kemudian menurut Waris Andrianto Kepala desa Karangmulyo, ada salah satu warga dusun Sumberagung, desa Karangdoro yang mengaku itu adalah keluarganya, menurut keterangan yang mengaku pihak keluarga tersebut, korban bernama pak Saian, dan lima hari yang lalu, korban berpamitan mau cari kayu dan tidak pulang sampai hari ini.
“Beberapa menit kemudian mas? ada salah satu warga dusun Sumberagung, desa Karangdoro yang mengaku korban tersebut adalah kerabatnya. Informasi yang kami terima dari warga yang mengaku kerabatanya atau keluarganya tersebut, korban bernama Pak Saian, beliau keluar dari rumah pamit mau cari kayu bakar, beliau mempunyai riwayat stroke. Dan semenjak beliau atau korban Berpamitan cari kayu, mulai hari itu juga tidak pulang, dicari kemana-mana tidak ketemu. Lantas mendengar ada penemuan mayat, pihak keluarga langsung kesini untuk menyatakan bahwa mayat tersebut keluarganya atau bukan,” jelas Kades Karangmulyo.
Informasi yang berhasil dirangkum oleh media ini dilokasi, penemuan mayat tanpa busana tersebut, awal ditemukan oleh warga sekitar yang hendak mau memancing di sungai tersebut.
(TP/M. Sholeh/Ismanti)


Komentar