Paranormal Sekaligus Penulis Spiritual Terkenal Wirang Birawa kembali Mencuri Perhatian Publik

JAKARTA (7/7/2025) — Paranormal sekaligus penulis spiritual terkenal, Wirang Birawa, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena ramalannya, tapi karena cara unik dalam merilis buku terbarunya yang berjudul “Firasat Melawan Siasat – Edisi III Signature Edition.”

Berbeda dengan peluncuran buku pada umumnya, buku ini tidak bisa dibeli sembarangan. Calon pembaca harus mengirimkan tanggal lahir terlebih dahulu untuk diverifikasi oleh tim Wirang, sebelum dinyatakan “layak” untuk memiliki buku tersebut.

Baca Juga:  Terjadi Lagi di Magetan, Belum Pulang Berhaji Kulkas di Rumah Terbakar

Tak sedikit netizen yang mempertanyakan hal ini. “Baru kali ini lihat buku yang harus pakai tanggal lahir segala. Serem tapi penasaran,” tulis salah satu komentar di media sosial.

Komentar lain lebih blak-blakan, “Kalau bukan Wirang yang bikin, mungkin udah gue skip. Tapi karena dia, jadi kepo!”

Melalui akun Instagram pribadinya @wirangbirawa, sosok yang dikenal penuh misteri ini memberi penjelasan:

“Buku ini tidak ditulis untuk dibaca semua orang. Tapi untuk mereka yang pernah ditipu, dimanipulasi, atau merasa ada yang tak beres dalam hidupnya tapi tak bisa menjelaskannya dengan logika.”

Baca Juga:  Menhan Prabowo Menemui Emir Qatar untuk Membahas Peningkatan Hubungan Pertahanan

Wirang juga menegaskan bahwa buku ini merupakan bentuk “perlawanan batin terhadap zaman yang terlalu pintar bersiasat.” Buku tersebut dirancang sebagai panduan membaca kebohongan dari percakapan ringan, menangkap energi manipulasi, hingga memperkuat intuisi pembaca agar tidak mudah ditipu.

Banyak yang menyebut buku ini sebagai perpaduan langka antara psikologi halus dan kekuatan firasat. “Halaman 47 aja udah bikin aku diem lama. Seolah ada yang nunjuk langsung ke bagian hidupku yang paling dalam,” tulis seorang pembaca awal yang telah menerima edisi terbatasnya.

Baca Juga:  Pasukan Fogging PMI Ngawi Proteksi 413 KK dari Gangguan DBD

Sampai berita ini ditulis, batch pertama pemesanan dikabarkan sudah hampir habis dari cetakan pertamanya 5000 eksemplar, dan pembaca diminta “siap secara batin” sebelum menyentuh halaman pertamanya.

(TP/Roni Kanigara)

Komentar