Geng Motor Makin Ganas di Medan, ABG Mandi Darah Dikeroyok 12 Orang

MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id  – Seorang pelajar di Kota Medan dikeroyok hanya karena menyalip sekelompok pemuda bermotor saat melintas di Jalan Riau, Kota Medan, Sumatera Utara pada Sabtu (16/4/2022) malam.

“Jadi awalnya saya bersama teman pulang dari Lapangan Merdeka main Skateboard,” kata Lukman, selaku korban, Minggu (17/4/2022).

Sesampainya di Jalan Riau, mereka bertemu segerombolan pemuda yang jumlahnya ditaksir 12 orang mengendarai enam unit sepeda motor.

Di lokasi, sempat terjadi kemacetan, sehingga dia bersama rekannya menyalip pemuda bermotor yang mengeluarkan asap begitu tebal.

Baca Juga:  Kegiatan Arisan Kartini AMPI Medan Selayang Bersama Medan Maimun Berjalan dengan Baik

Begitu masuk ke Jalan Sisingamangaraja,  satu dari segerombolan pemuda tersebut menegur Lukman dan temannya.

“Mereka bilang, apa? gak senang kau? Lalu kami bilang, enggak apa apa bang,” ujarnya.

Rupanya, segerombolan pemuda itu langsung menendang sepeda motor Lukman dan kawannya sampai masuk ke bengkel tempel ban di sekitar lokasi.

“Itu tepatnya sesudah rel dan sebelum Rumah Sakit Permata Bunda. Mereka keroyok kami pakai batu dan tangan. Ada sekitar 12 orang yang mukul kami,” sebutnya.

Baca Juga:  Nelayan di Sumut Buka Jasa Antar TKI Ilegal, Upah Rp 100 Ribu Per Orang

Keduanya pun mendapati luka – luka. Kepala keduanya berdarah dan mengalami lebam – lebam di areal wajah dan lainnya.

Ada pun keduanya sempat melakukan perlawanan. Walhasil ada satu tas pelaku yang terjatuh dan berisi identitas.

Berangkat dari kejadian itu, ia pun melapor ke Polsek Medan Kota dengan nomor : STTLP/B/210/IV/2022/SPKT/SEK.M.Kota/Polrestabes Medan/Polda Sumut pada 16 April 2022.

Baca Juga:  Kaprodi STIH Graha Kirana Medan Maya Puspita Ningrum S.H M.H Resmi Buka Praktek Peradilan Semu

Perkara yang dilaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan dilakukan secara bersama – sama.

Di lain pihak Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Rambe juga membenarkan bahwa Lukman telah membuat laporan.

“Iya benar. Sampai saat ini masih diproses. Terkait dengan barang bukti itu juga kami dalami apakah benar dari salah satu pelaku,” tutupnya. (TP/tra-tc)

 

Komentar