PEMATANGSIANTAR | TRANSPUBLIK.co.id – Apes betul nasib dua pelaku jambret ini, awalnya kedua pelaku sedang keliling mencari mangsa, dan melihat korban Tia (20) bersama neneknya warga jalan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, sedang menunggu titipan paket di jalan Medan, tepatnya diseputaran simpang koperasi jalan Medan.
Tiba tiba korban dihampiri kedua pelaku yang mengedarai sepeda motor metic tanpa plat nomor STNK yakni Samuel alias Dono (20) warga jalan musyawarah Kecamatan Siantar Utara bersama rekannya Frengki Sinabariba (25) warga jalan Desa Simantin Tiga, Kecamatan Panei.
Kemudian tersangka merampas sebuah HP merek Xiaomi milik korban, namun terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku, sehingga mengakibatkan korban terjatuh ke aspal hingga mengalami luka ringan di kaki korban.
Untung Pada saat kejadian melintas seorang pria yang diketahui oknum TNI inisial Sugiarto, dan langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku, tepat di jalan Tanjung Tongah kedua pelaku berhasil dihentikan oleh oknum TNI tersebut.
Pada saat bersamaan warga sekitar yang mengetahui itu adalah pelaku begal langsung menghujani pukulan dan menjadi bulan bulanan warga sekitar.
Kemudian Polsek Siantar Martoba yang menerima laporan warga bahwasannya ada pelaku begal tertangkap warga, langsung turun ke Tkp dan mengamankan kedua pelaku dalam keadaan terluka, bersama korban.
Kemudian korban didampingi sang nenek membuat laporan resmi di Polsek Siantar Martoba.
Saat awak media konfirmasi kepada Kapolsek Siantar Martoba AKP R. Gultom terkait kasus begal tersebut, Kapolsek membenarkan kejadian tersebut. “Selanjutnya awak media menanyakan tentang kedua pelaku, apakah kedua tersangka spesialis pelaku jambret, Kapolsek menjawab masih dilakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku,” ujar AKP R. Gultom.
(TP/AR)


Komentar