Dirjenpas Reynhard Silitonga Mengingatkan 3 Hal Penting untuk Membangun ZI

JAKARTA | TRANSPUBLIK.co.id – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenkumham RI Reynhard Silitonga mengatakan, pembangunan zona integritas (ZI) menjadi salah satu perhatiannya yang harus dapat diwujudkan.

“Untuk mewujudkannya harus ada tiga hal yaitu komitmen, internalisasi dan budaya kerja,” ungkapnya saat memimpin apel pagi virtual Kemenkumham RI, Senin (31/5/2021).

Dalam hal komitmen, jelas Reynhard, pembangunan zona integritas bukan hanya pencanangan, melainkan harus dilakukan secara kontiniu.

“Sementara, untuk internalisasi,perlu adanya perubahan mindset dan kultur dari pimpinan hingga pegawai,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim Urkes Polres Rokan Hilir Beserta Anggota Mengunjungi Salah Satu Personil Polres Rokan Hilir yang Mengalami Sakit Menahun

Sedangkan untuk budaya kerja, tambah Reynhard,yaitu harus melaksanakan budaya melayani, budaya integritas dan budaya kerja PASTI untuk kepuasan publik.

Dalam apel pagi virtual yang juga diikuti Kalapas Perempuan Bengkulu Yekti Apriyanti, Karutan Perempuan Medan Ema Puspita, Karutan I Medan Theo Adrianus Purba, Kalapas Narkotika Pematang Siantar EP Prayer Manik, AMd.IP, SH, MH dan Kalapas serta Ka KPLP Binjai Rinaldo Noah Tarigan Amd.IP,SH,MH itu, Dirjenpas juga mengingatkan hal lain yang tak kalah pentingnya.

Baca Juga:  DPRD Medan Mengusulkan Nama Pahlawan Muhammad Hasan Menggantikan Nama Jalan Pasar III

“Yang tak kalah pentingnya yang saya nilai yakni keterbukaan informasi, penggunaan media sosial, hingga counter berita negatif. Hal ini, ikut berperan dalam mewujudkan zona integritas di lingkungan Kemenkumham RI,”ujarnya.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Temui Kabareskrim Polri

Dirjenpas Reynhard Silitonga terakhir berpesan, agar dimasa adaptasi kebiasaan baru sekarang ini, jajaran Kemenkumham tetap mematuhi protokol kesehatan, baik saat bekerja di kantor maupun bekerja dari rumah.

“Hal ini untuk meminimalisir resiko membludaknya penyebaran Covid 19 seperti yang terjadi di India dan Malaysia,” tandas Dirjenpas. (AViD)

Komentar