Datang Bertamu Tambunan Tewas di Atas Genteng

SIMALUNGUN | TRANSPUBLIK.co.idHotmatua Tambunan (40) warga Jalan Mawar XII no. 80, Lingkungan XIX, Kelurahan Helvetia Tengah Medan ditemukan tewas di atap rumah kakak kandungnya di kawasan Nagori Naga Jaya III, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolres simalungun AKBP Agus Waluyo S.I.K., melalui Kapolsek Perdagangan AKP Josia SH, MH., dalam siaran pers yang dibagikan Kasubbag Humas AKP Lukman Sembiring SH menjelaskan tentang temuan mayat korban di atap rumah.

“Saat peristiwa itu terjadi, seorang warga memberitahu kepada keluarga, bahwa ada seorang laki laki tergeletak diatas atap rumah milik Erni S br Tambunan yakni kakak korban,” katanya.

“Saat dilihat ternyata laki laki tersebut Hotmatua Tambunan yang tak lain adalah adik kandung pemilik rumah, yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dalam posisi kepala meringkuk ke bawah,” papar Lukman.

Penemuan mayat korban diteruskan oleh perangkat desa ke pihak kepolisian Polsek Perdagangan dan langsung berkordinasi dengan pihak rumah sakit laras serta puskesmas Bandar Huluan untuk mengevakuasi jasad korban.

Setelah dievakuasi oleh petugas lengkap dengan APD, kemudian dilakukan visum luar oleh tim medis, diduga korban sakit jantung dan stroke, dengan temuan mulut korban miring ke kanan, serta wajah menghitam.

Baca Juga:  Mantapkan Harkamtibmas dan Sosialisasi Perbup No 52 Tahun 2020, Sat Sabhara Polres Rohil Patroli R4

Selanjutnya pihak keluarga bermohon untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban, yang tertuang dalam surat peryataan tak keberatan, atau menerima dengan ihklas atas kematian korban.

Dan dari keterangan kakak korban, yakni Erni S br Tambunan kepada pihak kepolisian, korban Hotmatua Tambunan pada hari Rabu (9/9/2020) lalu datang dari Medan berkunjung ke rumah kakaknya di Huta Bandar Huluan.

Baca Juga:  Pilkada 2020 ] Granceindo Kota Medan Sumut Konsolidasi Memantapkan Komitmen Penguatan Dukungan Paslon Nomor Dua (2), "Bobby Nasution-Aulia Rahman" 

“Pada saat kejadian kakak korban minta tolong kepadanya naik keatas atap rumah untuk memperbaiki atap rumah kakaknya yang rusak/bocor, dan pada saat itu arus listrik PLN sedang padam,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan, pihak keluarga tak mengetahui kalau korban memiliki riwayat penyakit, kemudian jasad korban telah diserahkan dengan pihak keluarga untuk disemayamkan dan pemakaman.

(TP/Anto BB)

Komentar