Badan Penanggulangan Bencana Nasional Republik Indonesia (BNPB-RI) Akan Mengucurkan Anggaran Kegiatan Operasional

KARO | TRANSPUBLIK.co.idBadan Penanggulangan Bencana Nasional Republik Indonesia (BNPB – RI) akan mengucurkan anggaran kegiatan operasional di lapangan sebesar Rp. 250 juta ke Pemerintah Kabupaten Karo terkait penanganan bencana erupsi Gunung Sinabung pada Tahun 2020.

“Dana itu diperuntukkan ke pengadaan air bersih, masker, obat – obatan dan lain nya. Jika kurang bisa ditambah,” ucap Deputi Bidang Pencegahan BNPB.

Pada sekarang ini BNPB – RI masih menghitung kebutuhan dasar, yang dibutuhkan oleh masyarakat terkena erupsi Gunung Sinabung.

“Lebih lanjut rapat koordinasi peringatan dini. dan upaya kesiapsiagaan erupsi Gunung Sinabung sudah dilakukan. Arti nya, jika Gunung Sinabung erupsi besar, Pemkab Karo harus siap,” ucap Lilik.

Baca Juga:  Kriminal ] Doorrr !!!  Dua (2) Pelaku Tersangka Spesialis Pencurian Toko Di Terjang Timah Panas Oleh Tim Reskrim Polsek Medan Timur  

“Dalam penanganan masyarakat mengungsi jika itu diperlukan, dan mencukupi kebutuhan masyarakat yang mengungsi. Untuk penanganan bencana Pemkab Karo akan dibantu, Polres Karo,  Kodim 0205/TK dan pemerintah provinsi,” tutur Deputi Bidang Pencegahan BNBP – RI.

Ditempat yang sama Dansatgas Gunung Sinabung Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, S.,Sos., ketika dikonfirmasi wartawan di sela – sela kunjungan Deputi Pencegahan BNPB – RI, menyampaikan, terkait penanganan erupsi Gunung Sinabung tetap memberikan imbauan kepada masyarakat.

Baca Juga:  KOMANDAN LANAL BANYUWANGI IKUTI RAPAT STAF DAN KOMANDO KOARMADA II

“Kami dari Dansatgas tetap menghimbau kepada masyakarat yang berada di seputaran lingkar Sinabung agar tetap waspada dan jangan memasuki ke zona merah yang sudah ditentukan Pusat Vulkanologi,” ucap Dansatgas Gunung Sinabung yang juga sebagai Dandim 0205/Tanah Karo.

“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa -desa yang sudah direlokasi, serta lokasi didalam radius radial tiga (3) kilo meter dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral lima (5) kilo meter untuk sektor Selatan – Timur, dan empat (4) kilo meter untuk sektor Timur – Utara,” ungkap Armen Putra selaku Kepala Vulkanologi Kabupaten Karo.

Baca Juga:  Kodam I/BB Percepat Penanganan Prajurit dengan Isolasi Terpusat

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Warga yang tinggal dekat dengan Sungai – sungai yang berhulu di Gunung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar dari Gunung Sinabung tersebut.

(TP/Robi)

Komentar