MEDAN – Foto jenazah Covid-19 yg dibungkus sebelum dimakamkan Foto ini diabadikan Joshir wandi seorang fotografer Dokumenter untuk NatGeo

Didalam foto yang diunggah fotografer tersebut diinstagram, beliau mengutarakan memotret para korban coronavirus di Indonesia adalah fotografi yang paling memilukan, paling menakutkan yang pernah saya lakukan.
Dalam pikiran saya pada saat itu saya hanya berpikir apa yang terjadi pada orang ini mungkin terjadi pada orang yang saya cintai, orang yang kita semua cintai.
Saya telah menyaksikan secara langsung bagaimana para dokter dan perawat terus mempertaruhkan hidup mereka untuk menyelamatkan kita.
Mereka adalah pahlawan sejati dari kisah ini, dan satu-satunya cara untuk menghargai pekerjaan mereka adalah mengikuti apa yang mereka sarankan kepada kita.
Kami merasa sangat penting bahwa gambar ini harus dibuat. Untuk memahami dan terhubung ke dampak manusia dari virus yang merusak ini.
Gambar ini diterbitkan di sini hari ini sebagai pengingat dan peringatan, kepada semua orang tuturnya.
Namun dibalik foto itu menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat dan artis, Anji salah satunya


dalam keterangan foto tersebut Anji mengatakan
1. kenapa foto tersebut diunggah oleh banyak akun-akun berfollower besar, dengan caption seragam. dan sebagai orang yang familiar dengan dunia digital, buat saya ini sangat tertata.
seperti ada KOL (key opinion leader) lalu banyak akun berpengaruh menyebarkannya.polanya mirip dan Anji berpendapat anak agency atau influencer/buzzer pasti paham.
2. Dalam kasus kematian (yang katanya) korban cvd, keluarga saja tidak boleh menemui. Ini seorang Fotografer, malah boleh. Kalau kamu merasa ini tidak aneh, artinya mungkin saya yang aneh.
Saya percaya cvd itu ada. Tapi saya tidak percaya bahwa cvd semengerikan itu.
Yang mengerikan adalah hancurnya hajat hidup masyarakat kecil.
Tanggapan dunia manji/ Anji mendapat banyak dukungan baik dari kalangan artis salah satunya @ifan seventeen dan netizen lainnya.
Sumber : instagram (Dunia Manji. Joshir Wandi)
(Josua)





Komentar