Diduga Ada Apa Dengan PT Megah Mas Prima Tidak Mau Di Temui Awak Media??

TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.idBeberapa awak media beserta suami dari Tati Widiya yang ingin menanyakan kepada pihak perusahaan terkait dugaan status Tati Widiya yang dirumahkan dengan pembayaran gaji hanya 20 persen dari total gaji pokok di PT Megah Mas Prima Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tidak bisa masuk ke area PT untuk menemui HRD dan Humasnya, padahal sebelumnya suami dari Tati Widiya sudah dipersilahkan datang ke Perusahaan, Senin (6/7/2020).

Kuat dugaan pihak PT tidak mau di ekspos ke publik tentang kegiatan merumahkan karyawan nya yang di lakukan saat ini. Saat ditanyakan kepada salah seorang anggota security PT Megah Mas Prima, mengatakan HRD saat ini tidak masuk kerja dan permasalahan ini pihak HRD sudah limpahkan ke bagian Humas, dan untuk bisa menemui humasnya harus terlebih dahulu bikin janji.

Dan yang tidak masuk akal lagi, pihak security bilang kalau HRD tidak masuk tapi kenyataan nya HRD masuk. Bahkan salah satu orang serikat pun menyatakan kalau HRD dan humas nya berada di dalam pabrik dan masuk kantor.

Kami selaku awak media ingin menjumpai HRD dan Humas PT Megah Mas Prima (MMP) harus bikin janji dulu kepada humas PT MMP, dengan secara logika saja di suruh bikin janji dulu sebelumnya, tapi kami mau minta nomor WhatsAppnya kepada salah satu anggota security PT MMP, di minta nomor WhatsApp dia tidak memberikan, bagaimana kami ingin berjanjian kepada Humas nya langsung, sedangkan nomor WhatsAppnya tidak di berikan dengan alasan takut kena marah sama HUMAS nya.

Baca Juga:  Lasron Sihombing Diamankan Polres Dairi Dugaan Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil

Kuat dugaan pihak PT Megah Mas Prima (MMP) tidak mau bermitra terhadap media, padahal tujuan kami media hanya sekedar kontrol sosial dan ingin menanyakan permasalahan terhadap salah satu karyawan yang dirumahkan dengan hanya menerima upah 20 persen dari total gajinya, dan sejauh mana permasalahan ini, kami selaku media berharap bisa menjalin kemitraan dengan baik kepada pihak PT tersebut.

Dan apakah begini pihak PT Megah Mas Prima (MMP ) terhadap media, kami selaku awak media yang datang jauh-jauh tidak di respon sama sekali oleh HRD dan Humas PT MMP Bojong, dan kami selaku media merasa kecewa terhadap perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Peredaran 1,196 Ton Sabu Dibongkar

(TP/Ridwan)

Komentar