BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id -Pada Senin 31 Oktober 2022 sekira pukul 09.00 Wib sampai dengan pukul 15.00 Wib, Balai Taman Nasional Meru Betiri SPTN Wilayah lll Kalibaru yang berlokasi di Jl. Jember, dusun Tegalpakis, desa Kalibaruwetan, kabupaten Banyuwangi Jawa Timur melaksanakan patroli gabungan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Koramil 0825/05 Kalibaru dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polsek Kalibaru, Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol-PP) Kalibaru, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( TRC-BPBD ) Kalibaru, Pemerintah desa ( Pemdes) Kebunrejo, Security PTPN XII kebun Malangsari di Jalan kebun Malangsari dan dijalan seputaran Sekapal, serta berakhir didaerah blok Sengkareng yang mana wilayah tersebut masih masuk masuk wilayah desa Kebunrejo Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi.
Terpantau oleh Trans Publik TV dilokasi, kegiatan patroli simpatik yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri, SPTN Wilayah lll Kalibaru, Sulis Trianto, S,Si,M.Sc didampingi oleh
Plh kepala Resort Malangsari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Kalibaru TN Meru Betiri Dedy Rubyanto dan jajarannya yang diikuti oleh petugas gabungan lainnya secara berkonvoi menyusuri jalan-jalan diperkebunan Malangsari sambil lalu berhenti memberikan himbauan kepada masyarakat yang notabene penegal atau pesanggem terkait kelestarian hutan.
Perlu diketahui bersama, tujuan patroli simpatik tersebut digelar, selain dapat mencegah terjadinya Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) seperti pencurian pohon, kebakaran hutan di dalam kawasan hutan juga menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi yang menunjukkan sinergitas dalam wilayah
Balai Taman Nasional Meru Betiri, SPTN Wilayah lll Kalibaru.
Disetiap titik-titik pemberhentian seluruh Tim patroli melaksanakan kegiatan preventif dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk turut serta menjaga dan melestarikan hutan, diharapkan dengan patroli preventif secara rutin akan menekan tingkat kerawanan. Sementara itu, Sulis Trianto, S,Si,M.Sc selaku Kepala Seksi SPTNW III Kalibaru, saat ditemui oleh media Trans Publik TV menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada para petugas yang telah meluangkan waktunya mengikuti kegiatan patroli simpatik.
“Tanggung jawab dalam melestarikan dan mengamankan hutan, terutama Taman Nasional Meru Betiri ( TNMB ) tidak bisa dilakukan oleh petugas
Taman Nasional Meru Betiri, SPTN Wilayah lll Kalibaru dan Resort Malangsari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Kalibaru TN Meru Betiri sendiri, tetapi kami membutuhkan bantuan dari semua elemen termasuk TNI, Polri, Satpol-pp, TRC-BPBD, Pemdes, Aktivis dan masyarakat. Sehingga sinergi yang sudah terjalin ini, akan kita tingkatkan lagi, supaya setiap ada kegiatan kita bisa bersama-sama,” ujarnya.
Di tempat waktu yang sama, Plh kepala Resort Malangsari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Kalibaru TN Meru Betiri Dedy Rubyanto juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus menerus bersinergi untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan karena manfaat hutan sangat luar biasa bagi masyarakat.
“Oleh karena itu kita jaga kelestarian hutan ini agar tidak terjadi kebakaran hutan di musim kemarau. Karena akibat kebakaran hutan dampaknya sangat besar dan untuk memulihkan kondisi hutan seperti semula akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya longsor dan banjir. Terkait hal kewaspadaan tersebut, sosialisasi ini yang menjadi sasaran utama masyarakat yang bertempat tinggal dikawasan hutan, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana di wilayahnya. Dan kami harap kepada masyarakat yang notabennya adalah pesanggem untuk tidak malas-malas menanam kayu tegakan, tapi yang bisa dinikmati buahnya, seperti pohon durian, pohon Pete, sirsak dan lainnya. Yang tujuannya untuk menahan erosi atau tanah longsor, ” terangnya.
Dalam patroli gabungan tersebut terpantau lancar dan banyak mendapat respon positif dari masyarakat.
(TP/M. Sholeh)


Komentar