Polresta Tangerang Bekuk Diduga Pengecer Judi Togel Fajar Pakong

TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.id –Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial M berusia 35 tahun, Kamis (18/3/2021).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini diringkus lantaran diduga menjadi pengecer judi togel jenis fajar pakong. M dibekuk di rumahnya di Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Polresta Tangerang Bekuk Diduga Pengecer Judi Togel Fajar Pakong.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, penangkapan M berawal dari informasi masyarakat. Informasi yang didapat adalalah adanya dugaan kegiatan perjudian togel jenis fajar pakong di rumah tersangka M.

“Atas adanya informasi itu, selanjutnya Tim Opsnal Unit Resmob langsung melaksanakan pengecekan ke lokasi,” kata Wahyu, Sabtu (20/3/2021).

Wahyu melanjutkan, setelah dilakukan penyelidikan, Tim Opsnal kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka M. Dalam penangkapan itu, turut didapati barang bukti uang tunai diduga pemasang judi, 2 lembar kode fajar pakong, dan rekapan nomor pasangan judi togel fajar pakong.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polresta Tangerang guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini.

Baca Juga:  7 Tahun Jadikan Anak Tiri Pemuas Birahi, Temil Ditangkap Polisi

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka M kini meringkuk di sel Mapolresta Tangerang. Tersangka M dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Penekanan Pawas TMMD Kodim 0204/DS: Personel Satgas Harus Manfaatkan Cuaca Cerah

Wahyu mengingatkan masyarakat untuk menjauhi praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Kata Wahyu, perjudian adalah salah satu penyakit masyarakat yang mesti diberantas. Wahyu menegaskan tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada para penjudi.

“Jauhi perjudian, bila mengetahui informasi laporkan ke kami. Akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

(TP/Ridwan)

Komentar