Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jargon “AMAN” Kampanye Dialogis Perdana di Zona A Kecamatan Bangko dan Sinaboi

ROKAN HILIR | TRANSPUBLIK.co.idPasangan calon bupati dan wakil bupati Afrizal Sintong – H Sulaiman melakukan kampanye dialogis perdana di zona A Kecamatan Bangko dan Sinaboi, Selasa (6/10/2020).

Dalam kampanye nya, Afrizal Sintong melihat pertumbuhan perkebunan sawit khususnya di Kecamatan Sinaboi sudah mulai pesat meskipun masih banyak kebun masyarakat yang masih terendam banjir.

Melihat pertumbuhan itu, pasangan dengan jargon AMAN ini berniat akan membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) diwilayah kecamatan Sinaboi. PKS itu nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Hal itu lanjut Afrizal, dikarenakan banyak keluhan warga Sinaboi mengenai harga jual buah sawit yang dijual petani terlalu murah karena buahnya di buang ke luar daerah kecamatan Sinaboi.

“Kalau sudah dibangun PKS, pasti harga sawit makin mahal. Nanti PKS ini juga bisa menyerap tenaga kerja,” ungkap Afrizal Sintong kepada pendukung nya.

Dikatakan Afrizal, hal itu sesuai dengan salah satu visi misi mereka untuk memajukan sektor pertanian dan perkebunan. Selain itu, mereka juga akan menyediakan pupuk murah bagi para petani melalui program subsidi pupuk.

Baca Juga:  Perawatan Taman di Perbatasan Jember-Banyuwangi Jadi Perhatian Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman

Selain itu, Afrizal melihat daerah Sinaboi merupakan daerah rawan banjir. Sehingga banyak lahan dan pemukiman masyarakat banyak terendam banjir jika musim hujan.

Baca Juga:  Satres Narkoba Polresta Deli Serdang dan gabungan, Razia Tempat Hiburan Malam 

Oleh sebab itu, pasangan nomor empat ini menilai program satu unit excapator tiap kecamatan sangat cocok di terapkan di Kecamatan Sinaboi. Dengan adanya alat berat itu, akan dapat mengurangi dampak banjir di masyarakat Sinaboi.

Baca Juga:  Kapolres dan Bupati Rohil Beserta Rombongan Lainnya Sambut Kedatangan Pangdam I/BB

“Ini daerah rawan banjir, pemerintah daerah harus cepat tanggap soal ini. Jangan sampai dibiarkan masyarakat susah karena banjir,” tandasnya.

(TP/Budi)

Komentar