WARGA TAPUT MEMOHON PADA EPHORUS HKBP, AGAR SINODE GODANG DI PINDAHKAN DARI TAPANULI UTARA

PEARAJA | TRANSPUBLIK.co.id Sejumlah Masyarakat Tarutung, Sipoholon, Siborong-borong (28/9/2020), Mendatangi Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung untuk Menyampaikan Permohonan agar Sinode Godang yang akan diadakan di Seminarium Sipoholon tanggal 19 – 25 Oktober 2020 tersebut agar Tempat Pelaksanaannya di pindahkan dari Kabupaten Tapanuli Utara, Perwakilan Masyarakat tersebut Diterima Langsung oleh Pucuk Pimpinan Gereja Protestan yang terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pertemuan antara sejumlah Perwakilan Masyarakat dengan Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing, Pearaja, Selasa (8/9/2020) siang disambut dengan Penuh Kasih dan Kekeluargaan, Pimpinan Gereja Tersebut dengar Sabar Mendengar Aspirasi Masyarakat dari beberapa wilayah di Tapanuli Utara seperti halnya Masyarakat Simanungkalit Sipoholon, Siwalu ompu kecamatan tarutung, hutabaginda,pasar Sirogit, dan Siborong-Borong.

Utusan Masyarakat Simanungkalit, Gereja HKBP Simanungkalit Dimana lokasi Tempat penyelenggaraan Sinode Godang, Kami telah memberikan kontribusi tanah pada Sending Memohon dengan sangat Kepada Ompung Ephorus Untuk Mengalihkan Tempat Pelaksanaan Sinode Godang Melihat Semakin Merebaknya Virus Corona, mereka khawatir Peserta yang berjumlah Ribuan orang akan Berpotensi membawa Virus Corona.

Masyarakat dari Tarutung Tohom Tobing menyatakan, “bahwa di Jemaat HKI Tarutung Bukan Menginterpensi Ompung Tetapi Saya mendengar ada dua ribu yang akan menghadiri Senode Godang HKBP dari seluruh Indonesia yang pasti akan mengunjungi keluarga mereka di kampung halaman dan kami kwatirkan akan membawa covid-19, kewajiban kami Masyarakat dan pemerintah melindugi Warga Taput dari musibah dan sebagai tokoh pemuda kami akan berusaha untuk kegiatan ini tidak dilaksanakan di Tapanuli Utara,” ucapnya.

Baca Juga:  Pilkada 2020 | Pimpinan Wilayah Sumut GEMMA Masdar Tambusai SAg Juga Toga Dan Tomas Sumut Hadiri Undangan Sosialisasi Acara Dukungan Paslon Nomor Dua, "Bobby Afif Nasution - AuliaRahman"

Senada dengan hal tersebut Golfrit Bakkara masyarakat Siwalu Ompu, mayarakat Siborong-Borong dan Tulus Nababan Menyatakan kekhawatiran nya, “Melihat dari kenyataan Bahwa Masyarakat Tarutung melewati daerah dua Zona Saja lubuk Pakan dan Kota Medan Sudah ada 17 Orang yang positif Covid-19 bagaimana pula nantinya peserta sinode Godang yang jumlahnya ribuan orang yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia dan bahkan ada dari luar Negeri, Bagaimana pula akibat yang ditimbulkan apabila membawa covid-19?,” ujarnya.

Kami baca dari beberapa media, pertemuan keagamaan yang mendatangkan peserta banyak Sudah sering di tunda oleh Pemerintah, kami memohon kepada Ompung Eporus Sebangai yang mempunyai wewenang penuh Terhadap sinode Godang ini agar mengalihkan Senode Godang ini dari Tapanuli Utara demi melindungi masyarakat Tapanuli Utara.

Baca Juga:  Team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Simalungun Ringkus Dua Remaja Diduga Terlibat Narkoba

Ephorus dalam menjawab Masyarakat menyatakan mengapresiasi positif Permohonan warga Taput Tersebut, akan menjadi Support baginya dan akan diutarakan Pada rapat panitia Sinode Godang nantinya dan Saya sangat memahami kekhawatiran warga.

Kekhawatiran warga akan Penyebaran Virus Corona adalah wajar sebab peserta yang akan hadir 1200 orang selain panitia dimana sudah barang tentu ada dari Zona merah dan zona hijau karena utusan dari seluruh Indonesia dan ada dari Amerika serikat dan Singapura.

Kalaupun Ephorus yang menentukan Pelaksanaan SG Tetapi kalau ada Permintaan masyarakat Maka Pelaksanaan nya bisa dikaji kembali.

Dipaparkan, kekhawatiran warga akan penyebaran COVID-19 pada perhelatan SG HKBP masih dalam tahap wajar sebab peserta yang akan hadir 31 distrik dengan peserta 1200 orang selain Panitia, dimana ada juga peserta dari daerah kategori Zona merah.

Baca Juga:  Dapat Dukungan Besar, Hermansjah Deklarasikan Diri Sebagai Ketua PWI Sumut 2020-2025

Karena itu menurutnya, walaupun Ephorus yang menentukan kapan pelaksanaan SG HKBP tersebut. Akan tetapi sekaitan adanya permohonan masyarakat, maka pelaksanaannya bisa dikaji kembali.

Ketika awak media Transpublik mempertanyakan Pendapat Ephorus apakah Pelaksanaan SG Dipindahkan atau ditunda “Untuk memindahkan SG tersebut tak mungkin yang memungkinkan adalah menunda Pelaksanaan SG Tersebut.”

Ketika ditanya salah satu warga Kecamatan Siatas Barita M. Lumbantobing, Rabu (9/9/2020), “Menyambut Baik atas wacana Penundaan sinode Godang karena sebagai Warga HKBP kita sangat Malu apabila Sinode Godang Menjadi klaster Penyebaran Covid-19 yang Mencoreng nama baik HKBP yang menjadi salah satu sekte terbesar di Asia Tenggara dimana HKBP dalam hati sanubari kami membawa misi keselamatan bukan misi malapetaka,” ucapnya.

(TP/Rico Tobing)

Komentar