DOLOK SANGGUL | TRANSPUBLIK.co.id – Di Sela-sela Musda Golkar, Harry Marbun menyatakan, Musda ini adalah hal yang alamiah karena memang sudah waktunya seharusnya dilaksanakan bulan Juni paling lambat tetapi jadi bergeser karena Musda Provinsi itu mangalami Penundaan-penundaan, Senin (31/8 /2020).
Jadi sesuai arahan Ketum Musda dilaksanakan selambat-lambatnya pada Tanggal 1 September, dan tidak terkait dengan pelaksanaan Pilkada dan hanya kebetulan saja Waktu nya bersamaan.
Ketika ditanya apakah Dukungan Golkar Kepada Petahana, Ya saya baru mendengar secara lisan namun saya belum tahu B1KWK apakah itu akan ke pihak petahana. Karena saya sebagai ketua partai dan kader partai saya tetap optimis bahwa kita ikut dalam pilkada dan itu semua kita serahkan kepada Ketum.
Karena amanat Munas dari pada partai Golkar mengutamakan kader apalagi ada yang namanya unjuk kerjanya yaitu bisa mengusung tunggal partai Golkar.
Saya sangat optimis sekali karena sebagai partai politik seharusnya kita menawarkan pemimpin untuk masyarakat supaya bisa berjuang dan ini saya harapkan. Kita tunggu dulu karena saya belum dapat B1 KWK.”Saya belum berpikir dan pasti akan saya putuskan setelah satu hari setelah saya tahu.
Karena ini sangat sengat sensitif dan bernuansa bagaimana kepada keluarga besar Golkar yang di Kabupaten Humbahas dan masyarakat kabupaten. Kalau nantinya mereka sangat kecewa berat ini jadi salah satu pemikiran saya apakah saya mengakhiri ketua Golkar.
Seandainya pun terpilih akan jadi sebuah alternatif, atau meneruskan juga sebuah salah satu alternatif karena bagi saya sebenarnya bukan masalah saya jadi calon bupati dan tidak. Tetapi ini masalah pentingya partai itu menawarkan kadernya karena partai itu harusnya tak boleh melaksanakan yang namanya sesuatu yang menentang identitas dirinya sebagai partai yang harus melahirkan pemimpin.
Itu makanya di Golkar itu ada pemimpin desa, pemimpin kec, pemimpin kabupaten dan semua itu dalam rangka mempersiapkan jika diberikan tugas harus siap dan kebetulan Golkar bisa berlayar. Kalau bisa berlayar seharusnya jati diri partai harus berani untuk menampilkan yang namanya kadernya dan tidak menghambatnya.
Sementara itu Viktor Silaen, Minggu (30/8/2020) yakni Bendahara Golkar Sumatera Utara saat Menghadiri Musda ke IV DPD ll Golkar Humbang Hasundutan mengatakan bahwa DPW Golkar Sumatera Utara dalam Pengembangan Penjaringan Kandidat Calon Bupati Humbang Hasundutan hanya Mengusulkan Harry Marbun, selanjutnya Kita Serahkan kepada DPP Partai Golkar. Kita berharap DPP Mendukung Harry jadi Calon Bupati Humbahasundutan, dalam kesempatan itu turut hadir Syamsir Pohan Wakil Ketua Bidang organisasi, Rikson Simarmata Wakil ketua bidang koordinator Ainun KPPG, H Syukri Wakil Ketua Bidang Koordinator Ainun KPPG.
Harry Marbun Terpilih kembali menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Humbang Hasundutan yang dipilih secara Musyawarah Daerah (Musda) lV yang dilaksanakan di hotel Martin Anugerah, Senin (31/8/2020).
(TP/Rico Tobing)





Komentar