Program Pembangunan Medan Utara Upaya Pemerataan

Medan – Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil II (Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Medan Belawan), Saipul Bahri, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Wali Kota Medan yang memprioritaskan pembangunan wilayah utara pada tahun ini.

Pernyataan ini menanggapi komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang akan memfokuskan program pembangunan di Medan Utara sebagai upaya pemerataan.

Saipul mengakui bahwa selama ini pembangunan di wilayah tersebut cenderung tertinggal dibandingkan wilayah lain karena fokus yang terlalu bertumpu pada inti kota.

“Selama ini wilayah utara terkesan terabaikan, padahal wilayah ini adalah penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar bagi Kota Medan,” ujar politisi Partai NasDem tersebut, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga:  Ketua Permabudhi Sumut Menghadiri Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2568 BE Bersama Ribuan Umat Budha 

Saipul menjelaskan bahwa seluruh anggota DPRD dari Dapil II telah menyepakati alokasi sebesar 35% anggaran tahun 2026 khusus untuk pembangunan Medan Utara. Langkah ini pun telah resmi disetujui dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan.

Meski fokus pada infrastruktur, Sekretaris Fraksi NasDem ini mengingatkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jauh lebih krusial.

Baca Juga:  KPU Sumut dengan KPU Kab/Kota se-Sumut Rakor Tahapan Pasangan Calon yang Diusung Parpol dalam Pilkada 2024 

Hal ini mengingat angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem di Medan Utara yang masih tinggi.

“Pembangunan fisik harus dibarengi dengan pelatihan keterampilan bagi anak muda. Ini penting agar generasi muda kita mandiri dan mampu membentengi diri dari ancaman narkoba, tawuran, hingga judi online,” tegasnya.

Terkait pengerjaan fisik seperti perbaikan jalan dan optimalisasi drainase, Saipul mengimbau warga untuk turut serta mengawal prosesnya.

Baca Juga:  Rommy Mendukung Wali Kota Medan Menindak Pejabat Yang Tidak Disiplin

“Masyarakat tidak hanya perlu mengawal, tetapi juga menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan bahwa langkah konkret ini diambil untuk menghapus kesan Medan Utara sebagai “anak tiri”.

“Niat baik kami adalah memastikan warga di Medan Labuhan, Belawan, Deli, hingga Marelan merasakan kehadiran pembangunan yang setara,” pungkas Rico.

Komentar