BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id –Pemerintah Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, menggelar sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang ke sua kalinya kepada Kepala Dusun dan kepada para Ketua RT dan RW dan aparat desa serta tokoh Agama, tokoh masyarakat, yang berlangsung di gedung serbaguna BLK Miftahul Jadid, tepatnya di wilayah Dusun Cora Leduk, pada Juma’at (23/04/2021) sekira pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Banyuanyar,H. Supardi, Babinsa, dan tim kesehatan Puskesmas Kalibaru, dan petugas PPKM Mikro Desa Banyuanyar, serta seluruh perangkat Desa Banyuanyar.

Kepala Desa Banyuanyar, H. Supardi yang sekaligus selaku ketua PPKM Mikro pada sambutannya menyampaikan, ada beberapa kriteria mengenai zona pengendalian wilayah dalam PPKM Mikro yaitu zona hijau, zona kuning, zona oranye dan zona merah.
“Ketua RT maupun ketua RW setiap hari diwajibkan malapor kepada Pemerintah Desa ( Pemdes) atau bisa langsung melaporkan kepada petugas PPKM Mikro jika memang ada warga yang terpapar virus Covid-19, baik yang memilki gejala maupun tidak, ya semoga aja masyarakat Desa Banyuanyar dijauhkan dan diselamatkan dari wabah ini,” kata H. Supardi.
Ia juga berharap agar ketua RT dan RW bisa bekerja sama dalam kegiatan PPKM Mikro ini, guna menekan angka kasus positif Covid-19.
“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap kepada ketua RT dan RW bisa bekerja sama dalam menangani virus Covid-19. Sebab saat ini ketua RT dan RW merupakan garda terdepan untuk melaporkan warganya yang terkonfirmasi poisitf virus Covid-19,” ujarnya.
Sementara itu Babinsa Banyuanyar, koramil 0825/05 Kalibaru, Sertu Bambang Heri Mawoko, kepada reporter media Transpublik, co.id mengatakan, sosialisasi tersebut dilakukan agar para Ketua RT/RW dapat memahami ketentuan dan aturan PPKM Mikro dan dapat membantu menyampaikan arahan kepada masyarakat.
“Hari ini kita melakukan sosialiasi yang kedua kepada seluruh ketua RT dan RW di Desa Banyuanyar mengenai PPKM Mikro, agar ketua mereka bisa memberikan arahan kepada warganya mengenai protokol kesehatan, terutama memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta biasakan hidup sehat,” kata Sertu Bambang Heri Mawoko.
Sementara itu ditempat terpisah, Bendahara Desa Banyuanyar, Subahrallah, saat ditemui reporter media ini mengatakan, dengan adanya sosialisasi yang kedua ini saya atas nama Pemerintah Desa Banyuanyar sangat berharap sekali , kepada seluruh Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta masyarakat untuk selalu bersama-sama menjaga kekompakan untuk melakukan pencegahan wabah virus Corona atau Covid-19 ini.
“Semoga semua elemen masyarakat Desa Banyuanyar tetap kompak bersama-sama guna untuk melakukan pencegahan Covid-19. Dan saya juga sekali lagi berharap kepada seluruh petugas PPKM Mikro jangan sampai lengah dan jangan sampai kecolongan, apabila ada warga dari luar wilayah Desa Banyuanyar atau dari luar kabupaten Banyuwangi yang datang berkunjung ke Desa Banyuanyar, untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh dan dilakukan pendataan. Apabila mereka membawa kendaraan, saya harap kendaraannya disemprot dengan Desinfektan,” harapnya.
(TP/M. Sholeh)



Komentar