Seorang Pria Ditemukan Tidak Bernyawa di Kebun

ROHIL | TRANSPUBLIK.co.id – Seorang pria bernama JG (51) warga Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir ditemukan tidak bernyawa di kebun milik Nadeak yang terletak di Tengki kepenghuluan Pematang Botam Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (6/8/2022) sebelum ditemukan tidak bernyawa korban sempat bercerita kepada teman kerja korban Suryadi (saksi) bahwa dirinya merasa kepanasan.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian pramudianto SH SIk MSI yang di konfirmasi Minggu (7/8/2022) melalui kasi Humas polres Rokan Hilir AKP Juliandi SH membenarkan hal tersebut.

Juliandi menerangkan kronologi bermula Sabtu, 6 Agustus 2022 sekira pukul 9.00 Wib korban dan Suryadi (Saksi) berangkat untuk bekerja untuk mengambil kayu mahang di kebun milik Nadeak (Berdomisili di Medan) setelah beberapa lama bekerja korban mengatakan kepada saksi ” PANAS KALI” kemudian saksi mengatakan “YA UDAH ISTIRAHAT LAH DULU” kemudian korban istirahat sambil membuka baju dan celana setelah itu saksi kembali melanjutkan pekerjaan melangsir kayu mahang tersebut .

Saat bekerja melansir kayu mahang saksi melihat korban tergeletak di tanah kemudian saksi mencoba membangunkan korban namun korban tidak bangun selanjutnya saksi mencari bantuan kepada masyarakat sekitar dan masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada bhabinkamtibmas pematang botam Bripka Nasri.

Baca Juga:  Waduh!!! Pemuda 29 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Klengkeng

Selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulance ke Puskesmas rimba melintang,sekira pukul 12.30 Wib unit Reskrim Polsek Rimba Melintang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan unit Reskrim melakukan olah Tempat kejadian perkara.

Lanjut AKP Juliandi selanjutnya Puskesmas melakukan visum hasil Keterangan dokter Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, Diagnosa sementara dinyatakan meninggal disebabkan serangan jantung.

Baca Juga:  Polemik 56 Pegawai KPK, DEMA PTKIN se-Indonesia Apresiasi Langkah Solutif Presiden & Polri

“Adapun tanggap istri korban dan keluarga korban mengikhlaskan musibah yang terjadi terhadap Korban dan membawa jenazah korban ke kampung yaitu Tebing Tinggi Provinsi Sumut dengan menggunakan ambulance,” tutup AKP Juliandi SH.

(TP/Budi)

Komentar