SIMALUNGUN | TRANSPUBLIK.co.id –Seorang ibu rumah tangga Restiorina br Purba (42) tahun, warga Huta Mariah, Nagori Bandar Sauhur, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, tewas di dalam gubuk setelah disambar petir pada Selasa (14/4/2020) sekira pukul 19.00 WIB.
Awalnya Restiorina bersama anaknya Triana br Sinaga (14) sedang bekerja diladangnya, namun sekira pukul 15.00 WIB datang hujan yang disertai petir, kemudian mereka berdua masuk kedalam sebuah gubuk untuk berteduh, saat didalam gubuk petir menyambar gubuk dan mengenai tubuh korban.
Melihat tubuh terbakar Triana yang juga anak kandung korban, pulang kerumah untuk memberitahu ayahnya, selanjutnya korban dibawa kerumah sakit Bethesda Saribu Dolok, dan setelah diperiksa oleh dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Panghulu Nagori Bandar Sauhur melaporkan kejadian tersebut kepada
Kapolsek Purba AKP B. Pakpahan, selanjutnya kapolsek bersama anggota dan camat Purba berangkat ke Nagori Bandar Sauhur, dan sesampainya di rumah duka, korban ditemukan telah dibawa kerumah.
Kapolsek Purba AKP B. Pakpahan mengucapkan turut berduka cita atas kejadian ini, kemudian pada kesempatan itu Kapolsek menyarankan kepada keluarga, apabila datang keluarga melayat, agar terlebih dahulu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk mencegah berkembangnya virus corona (covid-19).
Atas permintaan dari keluarga korban, agar tidak dilakukan autopsi, pihak keluarga tidak keberatan dan bersedia membuat surat pernyataan.
Kapolsek Purba AKP B Pakpahan menjelaskan.
(TP/AR)

Komentar