MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Pada hari Kamis, (18/6/2020) sekira pukul 9.30 WIB, saudara Bambang Sumangun selaku motivator HPA Internasional, memotivasi peserta ternak ayam organik di Jalan Polonia Medan, dekat kantor cabang Cut Aprilia Medan.
Banyak nya peserta kurang lebih 20 an orang, karena kita juga harus mengikuti protokol kesehatan Sumut (Sumatera Utara).

Para Peserta juga sangat antusias mendengarkan mentor dalam memberi pengertian dalam hal teknik pembuatan pakan nya dan cara berternak yang baik dan benar sistem ayam organik tersebut.
Saudara Bambang Sumangun juga di dampingi oleh ibu Siti Rohani manajer HPA INTERNASIONAL SUMATERA UTARA, SAUDARA BAIHAQI juga turut membantu dan membina dalam hal terlaksananya acara tersebut, saudara Bambang Sumangun juga menuturkan ternak ayam organik tersebut boleh juga ayam kampung.
Beliau juga memberikan contoh pakan ayam ternak organik tersebut, salah satunya adalah ikan belanak/ikan gembung/ikan tamban, dan lain nya.
Tetapi harus ikan laut, yang masih segar, jangan yang sudah di campur misalnya pormalin, demi menjaga keorganikan ayam tersebut, salah satu peserta bertanya di Medan ini mahal harga ikan pak?.
Mentor menuturkan boleh di pesan dari kami, sebab laut kami di Serdang Bedagai masih murah dan terjangkau, nah tepung jagung dan dedak yang warnanya masih kuning, campur campuran pakan tersebut mengandung imun yang tinggi, ayam organik yang hendak diternak tersebut berumur sekira 3 bulan sampai 7 bulan.
Dalam pelatihan tersebut di terangkan, adapun komposisi pembuatan pakan tersebut yakni berupa 25-30 kg ikan, 8-10 kg jagung, 12-15 kg dedak, 500 gram garam, 1 buah nenas. Jumlah kekuatan satu sak atau 50 kg pakan tersebut ketahanan nya sekira satu minggu, komposisi tersebut kalau di jemur, pakan menjadi 50 kg/sak. (Team HPA Internasinal Sumut, Sergai)
(TP/Syamsir NST)

Komentar