Masyarakat Karang Sari Merasa Kecewa Dengan Dugaan Kebijakan Panghulu Dalam Pembagian Bansos Covid -19

SIMALUNGUN | TRANSPUBLIK.co.id – Beberapa warga Karang Sari Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Jalan Anjangsana Simpang Rambe, Kabupaten Simalungun sangat kecewa dengan dugaan kebijakan yang dilakukan panghulu dalam pembagian bantuan covid – 19 yang disalurkan Pemerintah.

Hal ini diungkapkan seorang warga inisial Misri (65) seorang janda yang sama sekali tidak pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah baik itu Bansos, BLT, PKH. “Saya heran tetangga saya yang tidak layak menerima bantuan justru mendapat,” ujar ibu Misri kepada awak media.

Lain hal lagi dengan ibu Tukini (67) seorang janda warga banjiran desa Karang Sari, juga mengalami hal yang sama, Tukini juga tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah baik itu bantuan sosial, BLT, dan PKH.

Baca Juga:  Dalam Menyongsong New Normal Untuk Cegah Covid-19, Polsek Pantai Cermin Patroli Gabungan Himbau Masyarakat di Pasar Tradisional

Menurut keterangan salah satu nara sumber yang identitasnya minta dirahasiakan, “bahwa di desa Karang Sari ini masih banyak lagi warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah,” ujar nya.

“Dan seperangkat desa di sini terkesan mempersulit urusan administrasi warga,” ujar nara sumber.

Baca Juga:  Apresiasi Program PBN, DPRD Medan Harapkan Bisa Solusi Atasi Tawuran

Untuk itu beberapa warga Karang Sari meminta kepada bapak Bupati Kabupaten Simalungun Jr Saragih agar mengevaluasi kinerja seperangkat desa yang telah mengecewakan warga.

Saat awak media ingin konfirmasi kepada panghulu Nagori Karang Sari, bapak Wito Sembodo melalui seluler, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari panghulu.

(TP/KAB-SS/SN)

Komentar