Mahasiswa Papua di Kalbar Mengakui Pembangunan Papua Maju Pesat

MEMPAWAH | TRANSPUBLIK.co.id -Sejumlah mahasiswa asal Papua, Enos dkk, yang sedang menjalani study di STT ABDI TUHAN INJILI (ATI) Anjongan, Kalimantan Barat (Kalbar) mengakui perkembangan Papua dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sangat pesat.

Anjongan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.Anjongan terdiri dari empat desa dan satu kelurahan yaitu, Desa Dema, Desa Pak Bulu, Desa Kepayang, Desa Anjungan Dalam, dan Kelurahan Anjungan Melancar

Kecamatan Anjongan merupakan pemekaran dari Kecamatan Sungai Pinyuh. Berikut kesaksian Enos dan teman-teman:

“Di Provinsi Kalbar ini kami rasakan wujud dari Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu, masyarakat TNI dan Polri memberikan perhatian yang sangat luar biasa kepada kami.”

Baca Juga:  SETUKPA LEMDIKLAT POLRI MENYELENGGARAKAN BAKSOS OPERASI BIBIR SUMBING DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE 74, HARI KESATUAN GERAK BHAYANGKARI KE 68 DAN HUT POLWAN KE 72

Awalnya kami berpersepsi bahwa ada perlakuan pembedaan ras kulit putih dan kulit hitam namun hal itu tidak kami rasakan di Kalbar.

Kami diterima dengan baik dan diperlakukan sebagai saudara. Kami harus bersyukur kepada Bapak Jokowi, kepada seluruh masyarakat dan TNI-Polri, karena sangat peduli dengan Papua, pembangunan Papua semakin dirasakan masyarakat.

Bapak Jokowi telah membantu pendidikan mahasiswa asal Papua, membuat sekolah-sekolah di Papua gratis.

Baca Juga:  Komitmen Penerapan Protokol Kesehatan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Berikan Sembako, Sayur Mayur dan Fasilitas Kesehatan

TNI bersama aparat terkait membuka akses jalan sehingga daerah-daerah yang sebelumnya tak terjangkau bisa terjangkau.

Membantu masyarakat miskin serta memberikan tunjangan tunai kepada masyarakat miskin Papua.

Langkah-langkah Pak Jokowi menyatukan Papua ke Indonesia sangat tepat karena memang Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua. Merah Putih mengaliri darah Papua sehingga NKRI harga mati.

Kesaksian dari mahasiswa asal Papua tersebut dinyatakan dalam Forum mahasiswa Indonesia Timur Papua khususnya, pada Jumat 20 November 2020 di STT ATI Anjungan, Sungai Pinyu, Mempawah.

Baca Juga:  Kapolri: Teruslah Berkontribusi Terbaik bagi Bangsa

Tujuan kegiatan tersebut untuk menguatkan kecintaan dan rasa nasionalisme seluruh anak bangsa dalam bingkai NKRI.

Mahasiswa Papua bertekad untuk bekerja keras menimba ilmu di STT ATI Anjungan, dan setelah tamat akan kembali ke Papua.

Mereka mengabdikan diri bagi masyarakat Papua, demi kemajuan Papua. Papua Indonesia, Indoenesia Papua. (Red)

(TP/Ad)

Komentar