MEDAN | TRANSPUBLIK.co.id – Ketua DPRt PSI Teladan Timur (TT) dan sekaligus Ketua PAC KPBB Medan Kota (MK), Markos Situmorang mengecam keras diduga pembubaran paksa pengajian, dan diduga dilakukan oleh oknum preman.
Markos Situmorang meminta aparat penegak hukum untuk menindak premanisme yang meresahkan masyarakat khususnya yang sedang melaksanakan ibadah, di mana undang-undang melindungi setiap individu untuk memeluk agama dan kepercayaan masing-masing.
Awak media ketika mengunjungi Markos Situmorang di sela-sela kegiatan, Markos Situmorang merasa heran kok zaman sekarang masih ada oknum-oknum yang melarang untuk beribadah, di mana Indonesia sudah lebih 76 tahun Merdeka, masak kalah bangsa Indonesia dengan sekelompok orang,” beber Markos Situmorang, kepada awak media.
(TP/Tim/MS)

Komentar