Kapolres Madina: Pelaksanaan Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan Bersubsidi Berjalan Aman dan Kondusif

MADINA | TRANSPUBLIK.co.id – Aksi unjuk rasa damai Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cab. Mandailing Natal dengan tuntutan menolak Kenaikan Harga BBM, mendapat pengawalan dari Pihak Polres Mandailing Natal Polda Sumut, Jum’at (9/9/2022).

Kegiatan bertempat di Depan Kantor DPRD Kabupaten Mandailing Natal di Komplek Perkantoran Paya Loting Desa Parbangunan Aksi unjuk rasa dari HMI dengan jumlah peserta aksi sekitar 70 Orang.

Pengamanan Unjuk rasa tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul Akbar Siddiq, S.IK.,S.H.,M.H yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Mandailing Natal Kompol M. Rusli, S.H, Kasatlantas Polres Mandailing Natal, Kasat Samapta Polres Mandailing Natal, dan Personel yang terlibat.

Dalam Orasinya, Para peserta aksi menyampaikan Menolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Meminta pemerintah memperbaiki tata kelola ekonomi pasca Pandemi Covid 19, Mendesak pemerintah untuk memberantas Mafia Migas di Indonesia serta Meminta pemerintah untuk melakukan pendataan Bansos agar tepat sasaran.

Baca Juga:  Kabaharkam Polri Berikan Penghargaan Kepada Personel Ungkap Kasus Narkoba

Kabagops Polres Mandailing Natal Kompol M. Rusli, S.H saat menemui langsung Mahasiswa mengatakan bahwa tugas polisi adalah memastikan kegiatan adek-adek mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dimuka umum berlangsung aman dan tertib guna menciptakan situasi yang kondusif pada pelaksanaannya.

“Alhamdulillah, Unjuk rasa yang dilakukan oleh adek-adek dari Elemen HMI yang di laksanakan di Depan Kantor DPRD Kab. Mandailing Natal berlangsung damai dan tertib,” ungkap Kompol Rusli.

Baca Juga:  Bersama Channel Youtuber Wak Kombur, Kapolres Sergai Himbau Masyarakat Mencegah Penyebaran Covid-19

“Saya Kabag Ops Polres Mandailing Natal mewakili Bapak Kapolres Mandailing Natal mengucapkan terima kasih kepada adik-adik dari HMI Cabang Kab. Mandailing Natal atas pelaksanaan Unjuk rasa dengan damai dan tertib. ujarnya.

(TP/Martaon)

Komentar