SERGAI | TRANSPUBLIK.co.id – Kondisi jalan di beberapa dusun Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah,Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sepanjang kurang lebih 3 km lebih rusak parah dan minim penerangan. Infrastruktur itu menurut informasi saat ini sudah menjadi jalan provinsi namun tidak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah provinsi.
Pantauan awak media di lokasi, Kamis (25/6/2020), sejumlah titik ruas jalan kelas provinsi itu tampak dihiasi lubang-lubang yang menganga dan digenangi air, sehingga mirip kubangan kerbau. Pengendara motor juga kerap melaju zig-zag dan harus ekstra hati-hati ketika melintasi akses Jalan tersebut.
Seorang pengendara roda dua Sudianto (46), ketika diwawancarai wartawan mengatakan, keberadaan jalan yang menghubungkan beberapa Dusun,Desa,Kecamatan bahkan kabupaten ini sudah bertahun tahun tidak tersentuh pembangunan dan perlu adanya perhatian dari Provinsi Sumatera Utara.
“Di sepanjang jalan rusak tersebut juga minim penerangan dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa para pesepedamotor, apalagi ketika melintas di malam hari,” ujarnya.
Hal senada juga diutarakan warga sekitar, Parasian Situmorang (55). Dia pun berharap kepada Pemerintah melalui dinas terkaitnya agar sesegera mungkin memerbaiki kerusakan jalan tersebut, “jangan sampai menelan korban nantinya. Selain jalan menganga seperti kubangan kerbau,ruas jalan juga tampak semakin menyempit,” ucap Parasian.
Sementara Camat Bandar Khalifah Mhd Khairi, S.Sos saat dikonfirmasi lewat telepon genggamnya membenarkan kondisi ruas jalan yang telah lama hancur-hancuran itu. Dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan dan sudah di anggarkan, “mudah mudahan dalam tahun ini juga untuk sementara akan ada pemeliharaan jalan, mungkin tahun depan kalau tidak ada perubahan, jalan mulai dari simpang bedagai,kabupaten sergai sampai ke pagurawan kabupaten batu bara akan ada perbaikan jalan tersebut,” kata Mhd. Khairi.
(TP/Willi Harianja)







Komentar