Diseruduk Dumptruk, Honda CRV Ringsek

STABAT | TRANSPUBLIK.co.id – Ditabrak Dumptruk BK 8939 VV bermuatan material tanah urug di persimpangan Jalan Kartini, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, mobil Honda CRV BK 1715 IR ringsek. Akibatnya, arus lalu lintas disana sempat mengalami kemacetan, Kamis (25/3/2021) sekira jam 16.25 WIB.

Peristiwa itu berawal saat mobil Honda CRV yang dikendarai oleh Bambang, warga Simpang Bupati Stabat yang datang dari arah Jalan Banda Aceh Medan menuju ke arah Binjai, tiba-tiba ditabrak oleh dumptruk yang sarat muatan Tanah Urug.

 Laka lantas di Simpang Jalan Kartini, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kamis (25/3/2021).

“Tadi aku mau mutar arah balik ke Stabat pas di persimpangan Jalan Kartini, Kelurahan Kwala Bingai. Tiba-tiba mobilku ditabrak mobil dumptruk dari arah belakang. Hancur bagian belakang dan depan mobil ku,” beber Bambang di lokasi kejadian.

Tak hanya ditabrak oleh dumptruk itu, mobil yang dikendarai Bambang juga menabrak bagian samping truk colt diesel yang kebetulan melintas dari arah Medan menuju ke Banda Aceh. “Karena terdorong dumptruk itu, mobilku terdorong ke depan dan menabrak truk colt diesel yang melintas di depan mobilku,” pungkas Bambang.

Baca Juga:  Mewujudkan Generasi Bangsa yang Sehat Sejak Dini, Ini yang Dilakukan Kompol Elisa Sibuea, S.Sos

Dumptruk bermuatan material tanah urug yang dikemudikan warga Kecamatan Gebang bernama Masrani itu juga mengalami kerusakan di bagian lampu depan. “Kami jalan searah tadi dan jarak kami memang berdekatan, terus mobil CRV itu mau balik arah ke Stabat. Pas di simpang itulah kami tabrakan,” ungkap Masrani.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sempat terjadi kemacetan karena mobil Honda CRV dan colt diesel terparkir tepat di dua sisi badan jalan. Kemacetan lalulintas segera berhasil diurai, setelah tim Unit Laka Polres Langkat terjun ke lokasi kejadian. (AVID)

Baca Juga:  Sampaikan Maklumat Kapolri, Kapolsek Firdaus Himbau Jemaah Tabligh Tidak Laksanakan Musyawarah

(TP/Ad)

Komentar