Diduga Terindikasi Persulit Pelayanan, Warga Desa Kiara Payung Memilih Lapor Camat

TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.id – Disamping membina kehidupan masyarakat desa, Kepala Desa juga berfungsi mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat yang ada di Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuaji, Kabupaten Tangerang,

Namun hal ini bertolak belakang dengan yang dilakukan oleh mudarif Kepala Desa kiara payung Kec. Pakuaji, pasalnya tidak sedikit warga setempat mengeluh terkait pelayanan yang diduga dipersulit oleh pak Kades seperti yang dialami oleh Pak Dian warga, Desa Kiara Payung, Rabu (7/4/2021).

“Sehingga, dengan didampingi oleh salah satu warga lainnya yakni, Ag mendatangi Kantor Kecamatan Pakuaji dengan tujuan mencari keadilan, karena menurutnya sudah hampir 1 bulan surat surat untuk persyaratan yang belum ditanda tangani oleh Kepala Desa kiara payung yakni mudarif tanpa jelas apa sebabnya,” ungkap salah satu warga AG.

”Padahal saya sudah bolak balik 3 kali ke kantor desa, dan pak kades, hingga saat ini masih belum kelar, pertama kali kesitu ada di desa dan bertemu tapi malah mengundang orang lain yang blm jelas Meraka to,poksi nya apah.. apah ingin menyerang saya..?, Sa’at datang lebih dari 20 orang datang ke kantor desa, dan malah berbicara yang tidak nyambung kmna arah nya, sampai mengeluarkan ujaran kebencian, akibat lawan politiknya, malah mengatakan meminjam uang 15 juta,” ketus Dian.

Dian atau lebih dikenal dengan sebutan Dian cz, sengaja saya menaruh Surat tersebut di atas meja pak Pak lurah mudarif dengan dalih agar saya bisa menghadap lagi ke kantor desa untuk menanyakan lagi surat kuasa saya sudah ditandatangani apa belum?

“Kejadian ini bukan cuma sekali dan sering kali bahkan banyak warga setempat yang mengadu kepada pihak kecamatan padahal kepala desa merupakan pelayan masyarakat kalau ngak mau melayani ya mundur aja jangan jadi kepala desa,” katanya dengan nada sedikit emosi.

Baca Juga:  Polres Sibolga Laksanakan Patroli Gabungan Pada Malam Hari

Dian berjanji akan melayangkan surat tegoran kepada Kades tersebut secepatnya kalau tetap tidak diindahkan maka, ” Kami akan koordinasi dengan Pemerintahan terkait ataw kecamatan hal ini untuk mengambil sikap terhadap kelakuan dari kades kiara payung yang tergolong arogansi.

Baca Juga:  Hubdam XII Memberikan 5M kepada Pedagang

“Dihubungi via Handphone, namun tidak ada jawaban dan terkesan ada unsur kesengajaan dari Kades Kiara Payung,” ujarnya.

Baca Juga:  Fasilitas Umum di Pematangsiantar Disemprot Disinfektan untuk Cegah Penyebaran Covid-19

(TP/Ridwan)

Komentar