Diduga Sering Cekcok dengan Pacarnya, Seorang Mahasiswi Nekat Mengakhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

ROHIL | TRANSPUBLIK.co.id – Diduga sering bertengkar dengan pacarnya, Seorang mahasiswi Dwi Yuli Widi yastuti (19) warga paket C penghulu pelita kecamatan Bagan Sinembah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di jendela kamar dengan menggunakan tali gorden di dalam kamar, Selasa (14/12/2021) sekira 09.30 WIB.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIk dikonfirmasi Rabu (15/12/2021) melalui kasubbag Humas polres Rokan Hilir AKP Juliandi SH membenarkan hal tersebut.

Juliandi menerangkan kronologi bermula Selasa tanggal 14 Desember 2021 sekira pukul 09. 30 Wib, dimana M.Ali Fahrudin (abang kandung) Saksi I Baru bangun tidur dan pergi kekamar mandi dan setelah itu saksi I melihat masih adanya sepeda motor korban di dalam rumah yang biasanya korban sekira jam 09.30 wib sudah berangkat kerja lalu saksi I memanggil korban namun tidak ada jawaban,dan kemudian saksi I langsung saja membuka pintu kamar korban dan melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri di jendela kamarnya.

Melihat kejadian tersebut korban langsung lari keluar rumah dan teriak meminta tolong namun tidak ada yg mendengar kemudian saksi I pergi ke rumah RT namun ketua RT pun tidak ada dirumah kemudian saksi I menelpon Lilis putri Wulandari (kakak kandung) saksi II dan memberi tahu tentang korban,dan tidak lama kemudian saksi II pun datang bersama temannya dan warga kemudian saksi I dan warga pun lngsung mengangkat dan melepaskan korban dari ikatan leher yang tergantung di jendela kamar dengan alasan untuk menyelamatkan korban apakah masih bisa di selamatkan atau tidak.

Kemudian salah satu warga menghubungi BHABINKAMTIBMAS brigadir M.ROBI SUGARA tentang kejadian tersebut, mendapat informasi tersebut BHABINKAMTIBMAS melaporkan kejadian kepada KAPOLSEK BAGAN SINEMBAH INDRA LUKMAN PRABOWO,SH,SIK. kemudian KAPOLSEK BAGAN SINEMBAH memerintahkan Anggota Reskrim untuk CEK TKP.

Lanjut AKP Juliandi sekira pukul 11.00 wib pihak Polsek unit Reskrim dan bhabinkamtibmas beserta tim Puskesmas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan unit Reskrim melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:  Kapolres Sergai Menginstruksikan Jajaran Polsek, Sikat Habis Bandar Judi Togel di Wilkum Polres Sergai

Selanjutnya pihak Puskesmas Bagan Batu melakukan visum et revertum guna mengetahui apakah ditubuh korban terdapat tanda-tanda kekerasan dan dari keterangan Dr.DINDA selaku Dokter Umum Puskesmas Bagan Sinembah dengan hasil Visum tidak ditemukan luka atau tanda – tanda kekerasan pada tubuh Korban dan Sekira pukul 12.15 WIB diserahkan Jenazah Korban ke pihak keluarganya atas permintaan oleh pihak keluarga dengan membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan Otopsi oleh pihak Kepolisian Polsek Bagan Sinembah.

Baca Juga:  Polri | Kabid Humas Poldasu dan Tim SAR Dit Samapta Poldasu Melakukan Evakuasi Situasi Banjir di Kota Medan

“Dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya, menurut keterangan saksi II (kakak kandung) menerangkan bahwa korban sering bertengkar dengan pacarnya,” tutup AKP Juliandi, SH.

Baca Juga:  Tetap Waspada Terhadap Kejahatan Jalanan dan Mentaati Kebijakan Pemerintah Tentang Bahaya Covid-19

(TP/Budi)

Komentar