BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Sekira Pukul 17.45 WIB kebakaran melanda sebuah bengkel tambal ban dan rumah makan Sari Rasa sekaligus tempat tinggal di Dusun Barurejo Rt 01 / Rw 05 Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Kamis (22/7/2021) Jum’at malam. Meskipun tidak ada korban jiwa namun kerugian materiel ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H didampingi Kepala Desa Kalibarumnis H Andrian Bayu Donata, S.H menyebutkan, bengkel tambal ban yang terbakar ini milik Farok dan juga sebuah rumah tinggal merangkap warung, namanya ” Warung Makan Sari Rasa “yang ikut terbakar tersebut adalah milik ibu Sukartini alias ibu Yeni. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan hanya menimbulkan kerugian materi.

“Korban tidak ada, hanya kerugian materi, untuk kerugian bengkel tambal ban sekitar Rp 35 juta dan untuk wsrung makan sekitar Rp 100 juta, total semua Rp 135 juta,” sebutnya saat dikonfirmasi Reporter Trans Publik .co.id di lokasi kejadian .
Informasi yang berhasil dihimpun oleh Reporter Trans Publik,co.id dilokasi, awal penyebab kebakaran di bengkel tambal ban, diduga korsleting listrik di mana api dengan cepat merembet ke material bangunan yang mudah terbakar dan juga langsung merembet ke warung makan yang bangunannya berdempetan. Api tampak membesar dan kepulan asap tebal muncul sehingga memicu perhatian warga.

Apalagi lokasi kebakaran berada di pinggir jalan utama, yakni di Jalan raya Jember-Banyuwangi KM 62, sehingga banyak pengendara kendaraan yang sempat khawatir tersambar kilatan api. Secara keseluruhan luas area atau bangunan yang terbakar sekitar 6 meter × 10 meter persegi dan hampir semua perabotan ikut terbakar.
“Kita mengerahkan satu unit armada damkar dari Banyuwangi dan dibantu satu unit armada damkar dari kecamatan Genteng,” ucapnya.
Pantauan Reporter media ini dilokasi seusai melakukan pemadaman, pihak damkar melakukan pendinginan agar api tidak kembali muncul. Sementara itu Camat Kalibaru Ahmad Nuril Fallah kepada masyarakat mengimbau agar berhati-hati saat meninggalkan rumah, kalau bisa listrik dimatikan, apalagi di saat musim kemarau terhadap ancaman bahaya kebakaran.
“Sebaiknya warga hati-hati ketika hendak keluar rumah, periksa listrik maupun kompor agar terhindar dari bencana kebakaran,” kata camat Kalibaru ahmad Nuril Fallah.
Sementara itu, terpantau petugas yang langsung mendatangi Tempat KejDian Perkara ( TKP ) Kapolsek Kalibaru, Camat Kalibaru, Kepala Desa Kalibarumanis, 8 Pers Polsek Kalibaru (Para Kanit dan KSPKT), 2 Pers Koramil 05 Kalibaru, 2 Pers Petugas PLN Kalibaru, 2 unit damkar kabupaten Banyiwangi dibantu 1 Unit Damkar Suku Dinas Kebakaran Kecamatan Genteng dan 2 Pers Satpol PP Kalibaru.
(TP/M. Sholeh)




Komentar