Diduga Kelebihan Muatan, Truk Gandeng Muat Tebu Terguling di Jalur Nasional

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Jalur buka tutup terjadi di tikungan Jalan raya Jember-Banyuwangi, tepatnya diutara pegadaian Kalibaru, dusun Krajan , desa Kalibaruwetan, kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Sebuah truk gandeng muatan tebu yang informasinya tebu tersebut akan dikirim ke PG Semboro terguling sehingga menyebabkan arus lalu lintas buka tutup, pada Selasa (6/7/2021) sekira pukul 16.35 WIB.

Truk gandeng nopol P 9971 UR muatan tebu tersebut, diduga kelebihan muatan atau tonase yang dikemudikan oleh Slamet, yang informasinya warga desa Kalibaruwetan Karanggudang. Truk berjalan dari arah Banyuwangi menuju Semboro dengan muatan tebu.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Reporter Media Trans Publik, co.id dilokasi, dari keterengan Usman ( 60) warga sekitar, sebelumnya sopir truck gandeng itu berhenti untuk meminta uang transpot kepada juragannya,. Setelah itu menurut Usman truck tersebut berangkat pelan-pelan, tidak lama kemudian kira-kira 20 meter sampai ditikungan, tiba-tiba truck gandeng tersebut langsung guling ke sebelah kiri dan akibat dari kejadian itu tidak sampai memakan korban jiwa. ” truck gandeng ini miliknya PT Masa pak, ini garasinya pak, ” kata Usman sambil menujukkan tangannya keselatan.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kalibaru Polresta Banyuwangi, Iptu Ali Arifin melalui anggotanya Briptu Zerier menjelaskan, sementara ini mas kami duga kecelakaan ini dipicu kondisi truk yang kelebihan muatan. “Seharusnya, bak gandengan yang terguling, tapi ini yang terguling malah didepan dan sampai saat ini sopir truck tersebut tidak menampakkan diri,” jelasnya.

Baca Juga:  Tegas!!! Pengemudi Tanpa Sertifikat Vaksinasi, Petugas PPKM Kalibaru Putarbalikkan Kendaraan

Pantauan awak media ini dilokasi kejadian, lokasi truk gandeng naas tersebut guling di tikungan tajam dan kondisi jalannya miring dan sangat rawan, apalagi Lampu Penerangan Jalan Umum ( LPJU) mati. Sampai berita ini diturunkan evakuasi truck naas itu masih berlangsung dan sopirnya tidak menampakkan diri.

(TP/M. Sholeh)

Komentar