SERANG KOTA | TRANSPUBLIK.co.id – Seorang Ibu yang bernama Iyah Sunariyah (66) warga Lingkungan Kaloran Kidul RT .03 RW. 06 ,Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang Kota Serang, Provinsi Banten yang hidup bersama satu orang anak perempuan dan 3 orang cucu yang masih kecil kecil harus menanggung beban derita yang cukup memprihatinkan akibat penyakit yang di duga Tumor Kista di perutnya hingga kini makin hari makin membesar ibarat ibu Hamil 9 bulan.
Kronologis Iyah Sunariyah saat ditemui oleh media, bahwa saat itu sehabis Lebaran tepatnya bulan Juli 2020 dikira penyakit lambung atau kembung biasa yang kemudian saya berobat di puskesmas Singandaru, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang Kota Serang setelah diberi obat dan diminum setiap harinya hingga habis namun penyakit ini tak kunjung sembuh bahkan tambah membesar.
Dan akhirnya berusaha berobat lagi dengan menggunakan BPJS kesehatan ke Puskesmas Singandaru lagi dan tidak ada yang mendampingi dari pihak manapun selain Vivi selaku anak perempuan namun setelah itu pihak puskesmas memeriksa dan diduga Kanker Tumor Kista dan ada banyak cairan didalam perutnya kemudian dibuat rujukan untuk berobat dirumah sakit serang namun setelah sampai di rumah sakit.
Kemudian diberi rujukan lagi ke Rumah Sakit Hermina Ciruas kemudian diberi rujukan lagi ke RSCM jakarta setelah sesampainya di RSCM kemudian di layani dan di periksa yg kemudian di USG dan cek darah kemudian menunggu lagi namun sakit yang dirasakan tak tahan.
Beberapa hari kemudian berangkat lagi karena ke RSCM jauh lalu ke puskesmas lagi kemudian dirujuk kembali ke Rumah Sakit Budi Asih Serang dari RS Budi Asih dirujuk lagi ke DKT lalu di Rujuk lagi ke Rumah Sakit Serang Drajat serang lalu di rujuk kembali ke RSCM jakarta sesampainya disana kemudian di periksa dan cek darah kembali kerena hasilnya belum diketahui karena sistem di komputer sedang.loading terus si pasien disarankan pulang dan di mohon kembali lagi bulan Oktober 2020 untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dan akan dilakukan operasi.
Iyah Sunariah sambil meneteskan air mata berharap kalau bisa saya dirawat dan diopersi diserang saja karena disamping jauh cape bulak baliknya serta memakan biaya yang cukup besar dari ongkos, makan dan lain lain. pungkasnya sembari meneteskan air mata.
Vivi selaku anak saat konfirmasi mengatakan, kami orang tak mampu, hanya pasrah dan memohon kepada pihak pihak terkait, baik kader, RT/RW, Kelurahan dan pihak Dinas terutama Dinas Kesehatan Agar ibu saya dapat dibantu karena bulak balik serang jakarta dan memakan biaya yang tak sedikit untuk itu perawatan dan operasinya dimohon dirawat diserang saja.
Dan semoga penyakit ibu saya dapat diatasi oleh semua pihak terutama pemerintah kota serang, sehingga ibu saya diberi kesembuhan dan lebih lebih diberi umur panjang oleh Allah SWT.
Informasi update yang didapat dari vivi menyampaikan, sekira jam 13.30 WIB ada ibu Ida selaku kader dari Kelurahan Lontar Kidul sudah menjenguk sembari menyampaikan dirinya menjenguk karena ada info di group WA nya terkait ibu Iyah Sunaiyah dan akan sampaikan di group WA nya untuk ditindak lanjuti.
(TP/Ridwan)







Komentar