MEDAN – Kebiasaan mengkonsumsi daging mentah adalah budaya yang sudah dilakukan orang selama bertahun-tahun. Meskipun ada banyak risiko kesehatan terkait dengan makan daging mentah, namun tidak menghentikan orang untuk memakannya. Jika di Jepang sangat populer dengan daging ikan segar yang dimakan mentah atau sashimi. Berbeda halnya dengan yang terjadi di Ethiopia. Khususnya di Addis Ababa, makan daging sapi atau domba mentah adalah hal biasa.
Dirangkum dari Boldsky, penduduk lokal Addis Ababa, ibu kota Ethiopia terkenal karena warganya suka mengonsumsi daging mentah.
Walaupun kebiasaan ini bisa berakibat fatal pada kesehatan akibat banyaknya bakteri atau parasit pemakan daging yang menjadi masalah utama dalam mengonsumsi daging mentah dan daging ikan mentah. Terutama di wilayah Asia, di mana banyak orang yang terinfeksi berbagai macam penyakit usai menyantap daging mentah.

Sama seperti yang terjadi di China.baru-baru ini seorang pria berusia 55 tahun dikabarkan hampir kehilangan nyawanya karena pola makannya. Dilansir dari DetikFood (24/07), pria yang identitasnya tidak disebutkan ini pergi ke rumah sakit First People di Hangzhou, China. Saat itu ia mengeluhkan sakit perut, diare, kehilangan nafsu makan hingga kelelahan. Gejala ini ia alami selama lebih dari 4 bulan.
Setelah ditelusuri oleh dokter, mereka terkejut menemukan bahwa bagian kiri dari hati atau liver pria itu dipenuhi dengan kantung nanah sepanjang 19 cm. Ditambah kantung nanah itu sangat besar karena lebarnya mencapai 18 cm. Di mana rata-rata lebar hati manusia mencapai 20 cm saja.
Tak hanya di sana, dokter juga menemukan adanya tumor yang mulai tumbuh di dinding kantung nanah tersebut. Mereka pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akhirnya pria itu didiagnosa mengidap Clonorchiasis.
Penyakit ini muncul akibat dari konsumsi ikan tawar yang dimasak kurang matang atau dimakan secara mentah. Parasit yang ada pada ikan tawar akan menyerang bagian hati manusia. Infeksi yang dialami pria itu juga disebabkan oleh flatworms atau cacing pipih yang jadi parasit di ikan tawar.
Untuk menyelamatkan nyawanya si pria, dokter harus mengeluarkan cairan nanah itu dari hatinya. Namun, hal ini akan membuat ukuran hatinya tinggal setengah saja.
Tapi karena mengingat kondisi kesehatannya tak kunjung membaik, tumor di hatinya tetap tumbuh setelah operasi pertama. Akhirnya dokter tak punya pilihan lain, selain mengangkat bagian hati yang sudah terinfeksi. Mereka menemukan benjolan yang mirip seperti telur dan beberapa jaringan yang sudah mati.
Pria tersebut akhirnya memberi tahu bahwa sebelum kejadian ia sempat menyantap ikan mentah, atau ikan setengah matang. Dokter menyimpulkan bahwa infeksi di hatinya ini disebabkan oleh cacing pipih yang kemudian menetaskan telur di hati pria tersebut.
Kasus yang sama juga pernah terjadi, sebelumnya seorang wanita asal Tokyo terkejut saat menemukan cacing panjang di bagian dalam mulutnya. Wanita ini mengaku bahwa dia sering menyantap ikan mentah seperti sashimi. Cacing tersebut diduga kuat berasal dari sashimi yang disantapnya.
Menurut “dr. Johanna Sihombing”, “Mengonsumsi daging penting bagi tubuh karena daging mengandung kandungan gizi seperti protein. Namun gizi dan protein akan menjadi sia-sia kalau kamu gemar makan daging mentah. Pasalnya ada penyakit mengintai dari kebiasaan tidak sehat ini.
Dalam mengonsumsi daging, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah tingkat kematangannya. Mungkin ada yang gemar konsumsi daging setengah matang atau bahkan mentah, tapi yang jelas kamu harus ketahui bahwa pada daging mentah bisa terdapat cacing pita yang bisa menyebabkan penyakit infeksi cacing pita atau disebut juga Taeniasis.

Biasakan makan daging yang benar-benar matang, dan rutin meminum obat cacing sesuai rekomendasi dokter untuk mencegah infeksi cacing.”
Jika kamu mengalami gejala infeksi cacing pita, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih lanjut. Semoga bermanfaat.
Referensi: www.gooddoctor.co.id & DetikFood
(Jasper)

Komentar