MEDAN – Tujuh Mahasiswa Prodi Hukum dan Pendidikan Universitas Battuta Medan resmi menyandang gelar Sarjana Hukum dengan Pujian, setelah sukses mempertahankan tugas akhirnya dalam Ujian Sidang Skripsi yang digelar pada Senin (14/9/2026) dan diumumkan pada sore harinya pada pukul 17.00 WIB.
Adapun ketujuh Mahasiswa Prodi Hukum dan Pendidikan Universitas Battuta yang resmi menyandang W4yaitu:
1. Delina Giawa
2. Walderima Situmeang
3. Bualanama Bate’e
4. Indri Adelia
5. Abdul Halil
6. Hari Gunawan Nasution
7. Ayu Aditya
Dalam ujian siding meja hijau tersebut, para mahasiswa yang tersebut diatas mempresentasikan penelitian hukumnya yang dengan berbagai judul hukum pidana yang berbeda dan tentunya mengandung unsur kebaruan dari yang lain. Penelitian para lulusan ini mengkaji secara mendalam mengenai penegakan hukum di Indonesia khususnya yang ada di Kota Medan.
Di hadapan penguji yang dipimpin oleh Bapak Junaidi Lubis S.H., M.H. selaku Dekan Fakultas Hukum dan Pendidikan Universitas Battuta serta Ibu Juliya Maria S.H., M.H. selaku Ketua Program Studi Hukum beserta Penguji lainnya diantaranya Dr. Debi Masri S.E., M.Ap., M.H. Dr. Muhammad Koginta Lubis S.H., M.H. Leni Indrayani S.H., M.H. dan Haris Dermawan S.H., M.H. dengan dosen pembimbing yang juga sama dengan penguji silih berganti melakukan uji tertutup kepada setiap mahasiswa yang ada tersebut di atas.
Proses sidang meja hijau yang alot dengan tanya jawab akademis berlangsung tajam serta dinamis mempertanggungjawabkan apa yang sudah diteliti dalam judul tugas akhirnya. Alhamdulillah setelah melalui sidang meja hijau dan akhirnya dinilai berhasil mempertahankan argumentasi hukumnya dan dasar metode penelitiannya secara lugas dan konsisten.
Abdul Halil selaku nahasiswa Prodi Hukum yang telah lulus mngatakan bajwa, para penguji sidang meja hijau menyatakan nama mahasiswa tersebut diatas LULUS DENGAN HASIL YANG MEMUASKAN dan berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).
Lanjut Abdul, “Proses ini merupakan puncak dari perjalan akademik yang penuh dengan dinamika dan tantangan. Saya sangat bersyukur atas bimbingan para dosen dan dukungan keluarga. Penelitian skripsi ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat kelulusan semata, melainkan dapat memberi sumbangsih pemikiran bagi penegakan hukum di Indonesia, dan dapat berdampak kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Junaidi Lubis S.H., M.H. selaku ketua sidang pada hari itu menyampaikan apresiasinya atas ketekunan mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu dengan topik penelitian yang relevan bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia.
Dengan diselesaikannya tahapan sidang skripsi ini, para mahasiswa harus siap mengikuti prosesi wisuda mendatang dan bersiap melangkah ke jenjang karier profesional di bidang hukum, baik sebagai praktisi, akademisi, maupun penegak hukum. Selamat berjuang dengan sarjana hukumnya, terus tegakkan hukum dalam masyarakat, bela rakyat kecil yang butuh pendampingan hukum. (Ezri Situmorang)
(TP/Ad)





Komentar