Jemaah Haji Kloter 2 Asal Deli Serdang Tiba Di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan.

Transpublik.co.id- Medan, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM mengatakan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H diperkirakan menjadi tahun haji akbar. Ini karena puncak wukuf di Arafah kemungkinan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

“Ini merupakan kesempatan istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mendapatkan pahala yang lebih besar,” ungkapnya.

Saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 2 Asal Deli Serdang di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Jum’at (2/5/2025).

Baca Juga:  Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Rohil Berhasil Tangkap BA Diduga Terlibat Narkotika

Ketua PPIH Embarkasi Medan menyampaikan Istilah “Haji Akbar” merujuk pada pelaksanaan haji di mana wukuf di Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Haji Akbar memiliki keutamaan 70 kali lebih utama dibandingkan haji biasa.

Ahmad Qosbi berpesan kepada jemaah haji saat berada di tanah suci agar fokus melakasnakan ibadah haji, jangan terlalu banyak menghubungi keluarga di tanah air. Niatkan “Fii Sabilillah” untuk memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca Juga:  Pemerintah Diminta Menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai Teroris

Ketua PPIH Embarkasi Medan juga mengingatkan jemaah haji agar saling kerjasama, tolong menolong dan saling mengingatkan demi kelancaran ibadah dan menciptakan suasana kondusif bagi semua jemaah.
Kepada Petugas Haji, Ketua PPIH Embarkasi Medan berpesan agar memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah serta mengutamakan pelayanan kepada jemaah, bukan fokus pada ibadah pribadi.

Baca Juga:  Polri Akan Mendampingi Masyarakat Lakukan Vaksinasi yang Aman dan Halal

“Menjadi petugas haji merupakan hidayah dari Allah SWT, maka laksanakanlah amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ketua PPIH Embarkasi Medan mengucapkan selamat jalan kepada Dhuyufurrahman, semoga pergi utuh dan kembali juga utuh serta selalu dalam keadaan sehat dan kembali ke tanah air meraih predikat haji mabrur.

Komentar