Menjalin Silaturahmi Bersama Satgas TMMD 112 dan Pak Kades Dengan Suasana Kekeluargaan Terlihat

PAKPAK | TRANSPUBLIK.co.id – Pak Kades dengan senang hati membuat acara makan malam untuk meningkatkan suasana yang akrap dan kompak serta Menjalin Silaturahmi Bersama Satgas TMMD 112 yang sudah menghabiskan tenaganya untuk membangun desa tersebut.

Disini,kata Kades penduduknya berjumlah 1250 jiwa dan penduduk Desa Kecupak I berjumlah 895 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) 205 .90 persen warga disini bertani dilokasi yang dijadikan pembangunan jalan 8KM.

Dengan adanya kegiatan TMMD disini masyarakat senang sekali bahkan banyak warga yang ikhlas ladangnya diserahkan ke Kodim untuk dijadikan jalan penghubung desa.

Guna mempererat ikatan silaturahmi,Kades Aornakan 2 Jamener Brutu,sengaja mengundang personel Satgas TMMD Reguler 112 Kodim 0206/Dairi kerumahnya,Sabtu (266/09/2021).

Baca Juga:  Giliran Medan Amplas Lokasi Bulan Bakti Praja Wibawa

Sesampainya dirumah Kades,personel Satgas begitu kaget melihat banyaknya nasi kuning yang wanginya menusuk hidung membuat seketika lapar.Itulah Nasi Peleng,makanan khas Pakpak Bharat disajikan Kades dan keluarganya buat para personel Satgas yang telah membantu Pemda dalam pembukaan jalan baru sepanjang 8 km lebar 8 meter .

Menjalin Silaturahmi Bersama Satgas TMMD 112, Berdasarkan Amatan awak media, senda gurau dan canda tawa terlihat personel Satgas dan pak Kades serta warga setempat.Pemandangan seakan-akan bak keluarga tersebut membuat suasana semakin akrab dan bersahaja.

Kades menerangkan bahwa Nasi peleng merupakan jenis makanan khas kuliner suku Pakpak Pelleng ataupun nasi kuning merupakan salah satu masakan khas yang paling populer di kalangan Suku PakPak.

Baca Juga:  Prajurit Yonif 125/Sim Dapat Sukseskan TMMD 112 Kodim 0206/Dairi

“Dahulu kala Pelleng merupakan makanan bagi mereka yang hendak berangkat berperang. Sebelum berangkat ke medan perang, maka mereka menyantap Pelleng sebagai makanan yang berfungsi untuk membangkitkan semangat dan keberanian,”ujar Pak Kades

Kini kuliner ini dibuat ketika dimulainya suatu pekerjaan seperti saat seorang anak yang akan menempuh ujian, meratau, berhasil dengan apa yang dicita-citakan, hendak meminang, hajatan, bercocok tanam, membuka lahan baru, bahkan setelah panen sebagai rasa syukur terhadap yang Maha Kuasa. Tujuannya sendiri sebenarnya tergantung jenis peristiwa atau upacara.

Baca Juga:  Komisi I Harapkan KPU Medan Rekrut Petugas KPPS yang Kredibel

Sekedar diketahui bahwa Pelleng adalah nasi yang ditumbuk dengan kunyit sampai bentuknya menjadi nasi lembek yang berwarna kuning. Biasanya pasangan nasi Pelleng ini adalah gulai ayam serta rendang yang di letak di bagian atas Nasi Pelleng kemudian disiram dengan kuah.

Untuk menambah cita rasa saat menyantapnya, Nasi Pelleng juga kerap disuguhkan dengan jengkol dan petai mentah dan ditambah lagi dengan buah cabai rawit atau cabai merah yang ditancapkan pada Nasi Pelleng.

Kodim 0206/Dairi

(TP/AL)

Komentar