MR X Tewas Menggenaskan Terlindas Kereta Api di Kajarharjo

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id – Warga dusun Krajan, RT05/RW 01, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan mayat Mr X di kawasan rel kilo meter 40+6. Mayat itu merupakan korban tewas terlindas kereta api di kawasan tersebut.

Pasalnya ketika ditemukan kondisi mayat tersebut dengan kondisi mengenaskan karena bagian atas dan kaki bawah terlihat terpisah, Selasa (21/9/2021) sekitar pukul 23.10 Wib.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh reporter Trans Publik .co.id di lapangan, mayat tersebut diperkirakan berumur berkisar 45 tahun. Ketika ditemukan tidak ada satupun identitas korban di lokasi areal Tempat Kejadian Perkara (TKP) rel Kereta Api lintas Jember-Banyuwangi dengan KA Tawangalun tujuan Malang-Banyuwangi.

Sebelum kejadian ada salah satu warga yang namanya tidak mau dipublikasikan melihat korban Mr X tersebut, terlihat berjalan dari arah barat ke timur menyeberangi jembatan rel KA.

“Kita sempat melihat korban Mr X itu berjalan direl Kereta Api dari arah barat ke timur, selang beberapa menit kemudian melintaslah Kereta Api dari arah barat mas?,” ujar warga dilokasi kejadian kepada Trans Publik .co.id.

Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar, S.H melalui Ps Kanit Lantas Polsek Kalibaru Bripka Aris ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima kabar adanya seseorang yang tewas akibat ditabrak kereta api.

Baca Juga:  Lauching SP2HP Online, Kapolri: Semoga Tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

“Ada kabar pada kami, ada mayat tewas terlindas kereta api tujuan Malang-Banyuwangi, dan seketika itu kita cek memang benar,“ ujar Ps Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Bripka Aris.

Baca Juga:  Kapolresta Deli Serdang Silaturahmi ke Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam

“Saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihak kepolisian tidak menemukan selembar identitas, yang bisa mengungkap idetitas korban Mr X,” ucapnya.

Penemuan Mayat Mr X langsung kita evakuasi untuk dibawa keruangan intalansi jenazah di RSUD Bhakti Husada Krikilan Glenmore untuk dilakukan visum sembari menanti kehadiran keluarga korban.

(TP/ M. Sholeh/Ismanti)

Komentar