SIMALUNGUN | TRANSPUBLIK.co.id – Polres Simalungun beserta jajaran polsek terus berupaya dalam melakukan penanganan penyebaran virus corona ( covid-19) khusus nya di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, sejak wabah virus corona mulai melanda Indonesia, dan memasuki wilayah sumut, baik personil Polres Simalungun maupun polsek jajaran gencar melakukan berbagai penanganan yang tentunya memberi himbauan kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan Polsek Serbelawan, dengan membangun tempat galon air dan menyediakan sabun untuk cuci tangan dirumah salah satu masyarakat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar yang menjadi posko relawan penanganan (covid-19).
Tempat galon air dan sabun cuci tangan disediakan, agar masyarakat yang melintas di depan posko dapat menggunakan nya, agar kebersihan diri selalu terjaga guna mencegah terpapar wabah virus corona.
Selain itu, Polsek Bangun, dan Polsek Panei Tongah juga melaksanakan rapid test bagi 30 orang di Kecamatan Gunung Malela yang tinggal di sekitar rumah salah satu masyarakat yang sedang diisolasi di RS Perdagangan, serta pelaksanaan rapid test di Kecamatan Panei dan Kecamatan Panombeian Panei yang diikuti sebanyak 76 orang.
Pelaksanaan rapid test ini turut diawasi personil Polres Simalungun, bersama unsur instansi pemerintah setempat, guna mengurangi dampak sosial akibat cOvid -19, dan menyambut bulan suci ramadhan.
Polsek Panei Tongah turut memberikan bantuan sosial, yang diberikan kepada anak yatim piatu yang berada di pondok pesantren AL Kaut’sar Karang Anom, Kelurahan Panei Tongah, Kecamatan Panei.
Sementara itu Polsek Saribu Dolok membangun dapur umum, guna menyajikan makanan berupa 100 nasi bungkus yang diberikan kepada tukang becak, pedagang keliling, marbot masjid, serta masyarakat kurang mampu, sambil memberi makanan personil juga sambil membagikan masker dan memberi himbauan antisipasi covid-19 kepada masyarakat.
“Polres Simalungun dan polsek jajaran bersama seluruh instansi pemerintah terkait, agar berupaya maksimal melakukan penanganan guna mencegah penyebaran virus corona dan dampak sosial yang dialami oleh masyarakat, semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ujar AKBP Heribertus Ompusunggu.
(TP/AR)



Komentar