Danramil Kalibaru Bersama Anggotanya Tanggap, Bantu Bersihkan Puing-Puing Rumah Warga Kalibarukulon Dampak Gempa Blitar

BANYUWANGI | TRANSPUBLIK.co.id -Guncangan gempa bumi yang sangat dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah Jawa Timur pada Jumat (21/5/2021) sekitar pukul 18.00 WIB juga dirasakan oleh masyarakat Banyuwangi, khususnya masyarakat Kalibaru.

Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya menyebutkan gempa yang baru saja terjadi bermagnitudo 6,2. Dan pusat gempat berada di kedalaman 110 km dengan koordinat 8,63 LS 112,34 BT atau 57 km tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Mubarok kiri penghuni rumah dan foto anggota TNI bersama warga saat membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan.
Foto: Mubarok kiri penghuni rumah dan foto anggota TNI bersama warga saat membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan.

Pantauan Reporter Trans Publik.co.id, akibat dari Gempa 6,2 Magnitudo yang terjadi tadi malam membuat rumah Suwarno, yang dikontrak oleh Mubarok bersama keluarganya warga Rt 03/Rw 02  dusun Margomakmur, Desa Kalibarukulon  Kecamatan Kalibaru ambruk dikarenakan dampak dari gempa tersebut.

Danramil 0825/05 Kalibaru, Kapten Inf Mathori saat diwawancara Reporter media Trans Publik.co.id.

Mendengar kejadian rumah warganya ambruk terdampak gempa Blitar, Danramil 0825/05 Kalibaru, Kodim 0825 Banyuwangi, Kapten Inf Mathori, bersama seluruh anggotanya sekira pukul 07.35 Wib langsung mendatangi lokasi rumah warga yang ambruk untuk membantu membersihkan puing-puing reruntuhan material bangunan.

Baca Juga:  KSJ Apresiasi Pelayanan RSUD Batu Bara di Bawah Kepemimpinan Dr. Wahyu

Saat ditemui dilokasi rumah warga yang kena dampak gempa tersebut, Kapten Inf Mathori kepada Reporter media ini menyampaikan, bahwa dirinya dan seluruh anggotanya selaku Tentara Nasional Indinesia (TNI) berasal dari rakyat, maka di saat rakyat berduka seperti ini karena bencana alam ( kena dampak gempa) . Kita harus tanggap untuk membantu meringankan beban mereka dengan cara membantunya.

“Kita TNI berasal dari rakyat dan milik rakyat, apabila rakyat terkena musibah bencana kita harus tanggap dan segera membantu mereka. Itupun harus didasari dengan hati yang ikhlas, dan tetap semangat agar beban masyarakat yang terkena musibah, bisa cepat terselesaikan,” kata Kapten Inf Mathori dengan tegas.

Baca Juga:  Sebanyak 25 Orang Pegawai ASN Kabupaten Langkat Menunaikan Ibadah Haji 2025

Rumah Mubarok, merupakan salah satu warga dampak gempa yang mengalami kerusakan dibagian tengah sampai ke bagian dapur, sebagian tembok roboh serta retak-retak dan atapnya ambruk.

Terlihat anggota Koramil 0825 Kalibaru yang dikomandoi langsung oleh Danramil Kalibaru, bersama Pemdes Kalibarukulon serta masyarakat sekitar bergotong-royong merobohkan beberapa tembok dan membersihkan puing-puing bangunan yang dihuni oleh Mubarok sekeluarga akibat dari dampak gempa bumi.

“Dengan gotong-royong bersama masyarakat, rumah Pak Suwarno yang dikontrak oleh Mubarok bisa di ratakan selanjutnya akan di bangun dengan bantuan dana dari muspika dan pihak Pemerintah Desa Kalibarukulon dan para donatur. Dan kita, Koramil Kalibaru akan membantu pengadaan kayu secukupnya,” pungkasnya.

Ditempat terpisah Mubarok penghuni rumah tersebut saat ditanya Reporter media ini mengatakan, saat kejadian sekitar pukul 18.35 WIB itu, saya dan istri saya serta anak berada di ruang tamu. Sedangkan anak perempuan saya yang masih SMP pada saat itu berada di dapur menggoreng ikan.

Baca Juga:  Peninjauan Tim Dislaikad, Yonkav 6/NK Siap Mendukung Latihan YTP 2021

“Awalnya saya tidak mempunyai firasat apa-apa mas? Lah kok sekitar pukul 18.35 Wib tiba-tiba rumah saya bergoyang. Spontanis saat itu juga saya mengajak istri dan anak saya untuk lari keuar rumah sambil saya berteriak, Ma lindu-Ma lindu lindu !. Beberapa detik kemudian rumah say yang bangunan rumah saya yang dibelakang ambruk,” tuturnya dengan wajah sedih, Sabtu (22/5/2021).

Dia bersama istrinya sangat bersyukur pada saat gempa yang mengakibatkan sebagian bangunan rumahnya ambruk, istri dan dua anaknya juga selamat. Sebab, saat itu juga semua keluarganya sigap bergegas bersama-sama menyelamatkan diri, lari keluar rumah.

(TP/M. Sholeh)

Komentar