Sebar Berita Hoax Tentang BLT di Medsos, Aparatur Desa Munjul Geram

TANGERANG | TRANSPUBLIK.co.id – Diduga menyebarkan informasi hoax dan mencemarkan nama baik Desa Munjul di media online, Erik salah satu Aparatur Desa munjul , Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang terpaksa akan membawa masalah ini karena hukum, Selasa (9/3/2021).

“Hari ini saya mewakili Aparatur Desa munjul akan melaporkan atas pencemaran nama baik desa munjul dimedia online dalam pemberitaannya diminggu minggu ini,” kata erik kepada wartawan media polri.
Aduan tersebut berawal dari cuitan dimedia online yang bertuliskan “Dugaan penyelewengan Dana BLT DD di Pemerintah desa munjul.”

Menurut Erik, Dari 9 orang yang membuat surat pernyataan kepada LSM ALTAR Belum pernah mendapatkan Bantuan BLT DD.7 orang diantaranya tidak terdaptar namanya didata penerima BLT DD desa.Dan 2 orang yang namanya terdaptar didata penerima BLT DD Desa,sudah mendapatkan BLT tersebut.Namun beliau membuat surat pernyataan tidak pernah mendapatkan BLT DD,itupun surat pernyataan bukan beliau yang buat(Dibuatkan dan ditanda tangankan).

“Dijelaskannya,ibu hani kp leungsir Rt 04/01 dan ibu yuliawati kp.leungsir Rt 003/001.saat ditemui dirumahnya mengatakan tidak membuat surat pernyataan kepada LSM ALTAR. “Nenek udah tua,sekolah aja tidak,nenek tidak bisa baca dan tulis,” ujar Ibu Hani kepada aparatur desa munjul. Begitu juga ibu yuliawati saat ditemui ditempat lain membenarkan tidak membuat surat pernyataan dan tanda tangan disurat tersebut.

Baca Juga:  Pasca Rampok Emas di Binjai, Sepasang Kekasih Dibekuk dalam Hotel

Lanjut Erik, terkait dugaan tuduhan 7 warga belum mendapatkan dana BLT DD,jelas jelas namanya tidak terdaptar didata penerima BLT DD Desa.

“Kedepannya kami aparatur Desa Munjul meminta pihak RT untuk mendata ulang dari ketujuh orang yang belum mendapatkan bantuan BLT DD, dan merekomendasikan warganya mana yang layak mendapatkan bantuan BLT DD tersebut,” tutupnya.

Baca Juga:  KBNU PIN Sumut Laksanakan Salat Khusus Gerhana Bulan dan Doa Istighisah Perdamaian Dunia

(TP/Ridwan)

Komentar