Kedatangan MENHAN Prabowo Subianto Disambut Karpet Merah oleh PENTAGON

JAKARTAPemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto ke Pentagon, Jumat (16/10/2020) semalam.

Sumber pejabat senior pertahanan AS mengatakan pada Reuters bahwa dia sangat mendukung keputusan menyambut kedatangan Prabowo ke Pentagon untuk bertemu Menhan AS Mark Esper.

Dilansir dari BNRI NEWS, “Menhan Prabowo ditunjuk sebagai menteri pertahanan oleh presiden Indonesia yang terpilih dua kali, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia,” papar pejabat pertahanan AS secara anonim pada Reuters.

“Dia adalah mitra kita, kemitraan yang sangat penting, dan penting bahwa kita berhubungan dengan dia dan memperlakukannya sebagai seorang mitra,” tutur sumber pejabat AS itu.

Prabowo akan menerima brifing resmi di wilayah Washingtong DC pada Kamis (15/10/2020) saat Indonesia berminat memberi jet tempur. Rusia juga tertarik menjual jet tempurnya pada Indonesia.

AS diperkirakan memperbarui peringatan pada Indonesia agar tidak membeli persenjataan dari Rusia. Para pengamat menyatakan, pembelian jet tempur Rusia dapat memicu sanksi AS berdasarkan Undang-undang AS Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA).

Baca Juga:  Terima Kunjungan Datuk Bandar Majlis Bandaraya Kuantan, Bobby Nasution: Terima Kasih Sudah Ikut Gemes 2024

Kami mengangkat risiko CAATSA pada semua percakapan kami dengan Menteri Pertahanan,” ujar pejabat AS itu.

Baca Juga:  Mantan Ketua DPRD Nasrudin Hasan Siap Pasang Badan untuk Memenangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati AMAN

Salah satu daftar keinginan RI adalah membeli jet tempur F-35, menurut sumber pejabat pemerintah Indonesia secara anonim pada Reuters.

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Simalungun Silaturahmi dengan Awak Media, Ajak Rekan Pers Ikut Sosialisasikan Prokes dan Pelopor Keselamatan Berlalulintas

“Kami tidak berharap banyak sejujurnya,” tutur pejabat Indonesia itu pada Reuters.

Kementerian Pertahanan RI menolak berkomentar terkait perjalanan Prabowo itu saat diminta keterangan oleh Reuters. (*) Sumber: BNRI NEWS

Komentar