SIMALUNGUN | TRANSPUBLIK.co.id – Semakin banyak dugaan pemberitaan tentang judi tebak angka, semakin banyak pula bandar yang timbul/ bermunculan di dunia permainan judi tebak angka ini, hal ini sudah sangat mengkhwatirkan masyarakat ekonomi lemah apalagi yang terdampak covid-19.
Ironisnya tidak ada tindakan dari pihak kepolsian baik dari polsek jajaran maupun Polres Simalungun di mana para bandar bandar togel yang berkiprah dan tetap eksis menjalankan aktivitas mereka di kabupaten simalungun ini, pihak polsek dan polres terkesan mengabaikan atensi kapoldasu dalam memberantas segala bentuk kejahatan termasuk perjudian.
Hal ini diungkapkan seorang warga N. Siregar (49) warga perdagangan kepada awak media, menurut N.siregar bahwa judi tebak angka kelihatan semakin marak diwilayah perdagangan ini ujar nya, bahkan anak anak pelajar pun sudah banyak yang terpengaruh dengan adanya aktivitas judi togel tersebut.
Lain lagi halnya dengan supri (56) warga perdagangan yang juga merasa resah dengan semakin maraknya peredaran judi kupon putih ini dengan hadirnya guli guli 55 di wilayahnya, dia meminta kepada pihak kepolisian daerah sumatera utara agar segera turun tangan untuk memberantas segala bentuk perjudian yang ada diwilayah kabupaten simalungun ini ujar supri kepada awak media.
Untuk wilayah perdagangan dan sekitarnya saat ini dikuasai sub agen N. Purba yang mempunyai beberapa penulis (jurtul) di wilayah perdagangan ini bang ujar N. Siregar, seperti Emi yang berlokasi di bandar tinggi, Ro’in, dan bandar rejo ada juga Parji dan pancong, desa bandar gunung ada adi sinaga,” ujar N. Siregar yang merasa gerah dengan maraknya aktivitas judi togel ini.
Dan untuk daerah Sei Langgei ada opung Butarbutar, serta Fadli yang setor kepada seseorang inisial N.S, untuk itu beberapa warga meminta pihak kepolisian daerah sumatera utara ikut turun tangan, agar secepatnya menindaklanjuti masalah perjudian yang ada di daerah perdagangan ini,” ujar N. Siregar saat ditemui kru media.
Saat awak media konfirmasi kepada Kapolsek perdagangan AKP Josia melalui pesan WhatsApp, Kapolsek menjawab, “akan kita tindak lanjuti,” ujar Kapolsek menjelaskan.
(Tim/Red)






Komentar